oleh

Turab Beton Longsor di Ciputat Dibangun Pengembang Komplek Telkom

Kabar6-Camat Ciputat, Andi Patabai menyebutkan tembok turab beton yang longsor bukan dibangun oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Turab milik pengembang komplek Griya Satwika Telkom itu longsor menimpa tiga unit rumah di Nerada Estate, Kelurahan Cipayung, pada Jum’at malam kemarin.

“Aset di Nerada ini belum diserahkan,” katanya kepada kabar6.com di lokasi longsor, Senin (14/6/2021).

Patabai pastikan bahwa prioritas sekarang adalah mengangkut material longsor dari permukaan Kali Ciputat. Tujuannya agar saat hujan turun perumahan Cipayung dan Polairud tidak tergenang banjir karena aliran air lancar.

“Ini lagi berproses dan memang akan ada pemanggilan pengembang Nerada ataupun Telkom dalam rangka mungkin melihat site plan sesungguhnya,” terangnya.

Ia bilang, kini genangan banjir yang sempat merendam perumahan tersebut sudah surut. Kini semua warga terdampak banjir sedang membersihkan kediamannya masing-masing.

**Baca juga: Bencana Longsor, Tembok Beton Roboh di Tangsel Dibangun 2013

Patabai mengakui akibat turab longsor menimpa rumah ada korban tiga orang warga Nerada Estate. “Perawatan semua ditanggung pemerintah daerah,” ujar Patabai.

Di lokasi kejadian, hingga kini sejumlah truk terus hilir mudik mengangkut bongkahan turab beton.(yud)