oleh

Tragis, 20 Mayat Kangguru Ditemukan Tergeletak pada Sebuah Perumahan di Australia

Kabar6-Belum lama ini di Australia terjadi peristiwa keji yang menewaskan sekira 20 kanguru di sebuah perumahan. Mirisnya, mayat-mayat kanguru ditemukan bergelimpangan, dan diduga akibat ditabrak secara brutal oleh seorang pengemudi.

Pihak kepolisian New South Wales, melansir theguardian, tengah memburu pelaku pembunuhan 20 kanguru di wilayah tersebut. Warga pantai Tura yang berada di ujung selatan wilayah tersebut dikejutkan dengan banyaknya mayat kanguru di wilayah mereka pada hari Minggu pagi.

Sementara pihak kepolisian setempat yakin, ada seorang pengemudi yang sengaja menabrak kanguru-kanguru tersebut pada sabtu malam. Janine Green, seorang sukarelawan untuk layanan informasi lembaga Penyelamatan dan Pendidikan Margasatwa wilayah tersebut menyebut peristiwa itu sebagai ‘pembantaian’.

“Saat ini ia juga sedang menjaga anak-anak kanguru yang selamat dari amukan maut tersebut. Kami meminta semua warga untuk mencari korban kanguru lain di daerah tersebut yang barangkali terluka dan berbaring di semak-semak atau di wilayah kosong lainnya,” kataa Green.

Seorang warga bernama Bob Evans pun mengutuk kekejian itu, dan menyebutnya sebagai ‘kebodohan yang tidak masuk akal’. ** Baca juga: Selamatkan Anjing Peliharaannya, Sang Pemilik Nekat Gigit Testis Unta

Menurutnya, pelaku pembantai kanguru ini bukan hanya berbahaya bagi keselamatan kanguru yang ada di lingkungan wilayah tersebut, tapi juga berbahaya bagi orang-orang yang juga tinggal di wilayah New South Wales.

Polisi mengimbau kepada seluruh penduduk, terutama bagi mereka yang memiliki informasi mengenai peristiwa menyedihkan tersebut, untuk segera melapor kepada pihak kepolisian agar dapat membantu proses penyelidikan yang sedang berlangsung.

Dikatakan polisi, pihaknya akan memberi perlindungan bagi siapa saja yang memberi informasi mengenai pembantaian tersebut. Warga sekitar pun berharap agar pelaku tindakan keji tersebut segera tertangkap dan mendapat hukuman yang setimpal.(ilj/bbs)

Berita Terbaru