oleh

Tragedi Kanjuruhan, Besok Digelar Doa Bersama di Cilenggang Serpong

Kabar6-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) prihatin atas tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Ratusan orang meninggal dunia dan luka-luka usai pertandingan sepak bola Arema Malang melawan Persebaya Surabaya.

“Besok kami menggelar doa bersama,” kata Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie di Rawa Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Rabu (5/0/2022).

Menurutnya, sekitar 250 orang akan gelar doa bersama di Lapangan Cilenggang, Kecamatan Serpong. Forum komunikasi pimpinan daerah, para tokoh lintas agama, pelaku serta pengurus sepak bola dijadwalkan hadir.

Benyamin juga tengah mencoba undang perwakilan suporter tim sepak bola nasional. Sebut saja seperti Aremania, Bonek, Jakmania, Viola, Viking dan lain sebagainya.

“Yang kita harapkan adalah kelompok-kelompok motivator di penonton bisa membawa tenang, tertib dan sebagainya,” terangnya.

Diakui pada Oktober hingga November 2022 juga rencananya digelar turnamen sepak bola Piala Wali Kota Tangsel. Sekitar 24 tim Sekolah Sepak Bola akan mengikuti turnamen tersebut.

Benyamin berpesan kepada para pendukung tim kesebelasan yang nanti tanding bisa menjaga kondusifitas wilayahnya. “Belajar dari Kanjuruhan saya berharap kita filosofinya menang bersyukur kalau kalah bersabar,” ujarnya.

**Baca juga: Inflasi di Tangsel Capai 5 Persen Dipicu Harga Cabai Melejit

Ia berharap tragedi Kanjuruhan tidak terulang lagi di masa mendatang. Sejatinya sepak bola menjadi hiburan, bukan petaka bagi siapapun. Elemen masyarakat di Kota Tangsel pun diharapkan juga bisa ikuti doa bersama.

“Sepak bola harus kita jadikan hiburan. Jangan dijadikan tragedi seperti itu. Jangan lagi deh terjadi di Kanjuruhan pada wilayah lain termasuk Tangsel,” harap Benyamin.(yud)