oleh

Tracey Crouch Menjabat Sebagai ‘Menteri Kesepian’ Pertama di Dunia

Kabar6-Tracey Crouch (42), anggota parlemen Inggris yang bertugas di Ministry of Sport and Civil Society (setara dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga), kini mengemban tugas baru. Ya, Januari lalu Tracey resmi menjadi Menteri Kesepian pertama di dunia untuk menekan angka depresi dan gangguan kesehatan akibat kesendirian.

Menurut laporan Jo Cox Commission on Loneliness, melansir hindustantimes, pada 2017 lalu terdapat lebih dari sembilan juta warga Inggris yang merasakan kesepian. Angka ini meliputi 14 persen dari total penduduk Inggris. Data ini juga menunjukkan warga kurang mampu, pengangguran, penyandang difabel, dan kaum migran tercatat sebagai kelompok yang paling rentan mengalami kesepian dan isolasi.

Kaum muda pun tidak lepas dari kondisi ini. Disebutkan dalam situs resmi Office for National Statistics (ONS), penduduk Inggris berusia 16-24 tahun tercatat lebih sering mengalami kesepian dibandingkan penduduk berusia 65-74 tahun. Perkembangan teknologi dan internet memainkan peran vital dalam kondisi ini. Internet dinilai memicu kaum media menjadi lebih penyendiri dan mengisolasi diri dari lingkungan sekitarnya, sehingga banyak yang lebih senang bermain gadget ketimbang melakukan aktivitas fisik lainnya. Namun di saat bersamaan, gadget juga memberi dampak positif bagi warga lanjut usia.

“Gadget menjadi solusi bagi generasi tua, karena dapat membuat mereka selalu terkoneksi dengan keluarganya,” kata Tracey.

Bagi Tracey, kesepian bukanlah hal yang asing. Saat pertama kali menjabat sebagai anggota parlemen enam tahun lalu, Tracey sempat terserang depresi. Ia merasa seperti berada di tempat yang begitu gelap dan jauh dari keramaian. Kondisi ini diperparah pasca kelahiran putra pertamanya, Freddie, dua tahun lalu. Hubungan yang harmonis bersama pasangan, keluarga, dan teman, rupanya tidak cukup untuk menekan stres yang dialaminya.

“Bagi kebanyakan orang, kesepian ialah kenyataan yang begitu menyedihkan di dunia modern seperti sekarang ini,” tambah Tracey. ** Baca juga: Rumah Termahal di Amerika Dijual Seharga Rp3,6 Triliun

Sayangnya, kehadiran menteri kesepian memperoleh berbagai tentangan dari rakyat Inggris. Partai Konservatif yang mengusung Tracey dinilai plin-plan dalam mengambil kebijakan. Sejak memegang kekuasaan pada 2010 lalu, pihak Konservatif telah menutup ratusan perpustakaan umum dan lembaga Sure Start Centers yang membantu pemberdayaan kaum ibu dan anak. Keputusan ini dinilai bertolak belakang dengan misinya dalam menekan angka penduduk Inggris yang mengalami kesepian.(ilj/bbs)

Berita Terbaru