oleh

TMP Banten Targetkan Gandeng 5.000 Kader

Kader TMB berkumpul di Lapangan Sunburst.(yud)

Kabar6-DPD Taruna Merah Putih (TMP) Banten gencar melakukan kaderisasi. Sebagai sayap PDI-Perjuangan (PDIP), organisasi tersebut juga ikut bergerak untuk melakukan pendidikan politik dan pendidikan kebangsaan.

Bahkan DPD TMP Provinsi Banten menargetkan kaderisasi sebanyak 5.000 kader untuk delapan kabupaten/kota se-Banten. Seluruh kader tersebut nantinya akan terlibat dalam pergerakan TMP sudah mencapai struktural di tingkat kelurahan.

Ketua DPD TMP Provinsi Banten, Marinus Gea mengatakan, 5.000 kader tersebut juga akan aktif dalam kegiatan-kegiatan sosial yang dilakukan oleh TMP se-Banten.

“Tahun ini kita targetkan 5000 kader untuk se Bante, dan sudah terkumpul semuanya. Seluruh kader itu benar-benar relawan solid kita untuk bekerja lakukan kegiatan sosial bersama TMP,” paparnya ditemui di Serpong, Senin (6/2/2017).

Mariunus mengaku,TMP juga ikut ambil andil dalam kegiatan kebudayaan di Banten. Dimana beberapa kegiatan kebudayaan tersebut lebih melibatkan anak-anak muda Banten.

“Kita juga punya proyek kebudayaan, ini menjadi projek TMP Banten untuk melestarikan kebudayaan di Banten, dan kita libatkan banyak anak-anak muda untuk kegiatan kebudayaan ini,” klaimnya.

Marinus menambahkan kegiatan kebudayaan tersebut sangatlah penting. Ia beralasan, karena di era globalisasi ini sangat sedikit anak-anak muda yang benar-benar suka dan aktif di kebudayaan.

Selain itu, TMP juga tengah merancang kegiatan keterampilan untuk menunjang ekonomi masyarakat. Seperti pelatihan UKM kepada masyarakat kelas bawah.

“Kita juga memiliki divisi yang aktif untuk memberikan pelatihan UKM, karena kita sadar ekonomi kreatif adalah solusi untuk membantu perekonomian warga,” paparnya.**Baca juga: Sriwijaya Air Resmi Jadi Sponsor MXGP.

Sementara itu Ketua DPC TMP Kota Tangsel, Yonan Alpha Muzela, mengatakan untuk di Kota Tangsel sendiri diskusi-diskusi kebangsaan sering digelar oleh pengurus TMP.**Baca juga: Demo di Balaikota Tangsel, Mahasiswa Desak Airin Mundur.

“Untuk di Kota Tangsel kita sudah beberapa kali gelar diskusi kebangsaan, karena bagi kami ini juga sangat penting untuk tetap menjaga persaudaraan kita sesama anak bangsa,” pungkasnya.‎(yud)

Berita Terbaru