oleh

Tingginya Angka Pengangguran di Kota Tangerang Dipicu Faktor Mental

Kabar6-Selain masih belum berimbangnya jumlah pencari kerja (Pencaker) dengan lowongan kerja (Loker) yang tersedia, faktor mental disinyalir menjadi salah satu penyebab masih tingginya jumlah pengangguran di Kota Tangerang.

Merujuk data yang dilansir Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang, jumlah pengangguran di Kota Tangerang mencapai kurang hingga 2018 ini, lebih dari 25.000 jiwa.

Demikian disampaikan Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja, pada Disnaker Kota Tangerang, Iing Riskomar, kepada kabar6.com, Rabu (18/7/2018).

“Sebenarnya lowongan kerja itu banyak, hanya saja mental dari orang tersebut yang kurang. Mayoritas mereka beralasan loker yang tersedia jauh dari rumah, padahal dari perusahaan tersebut sudah di tawarkan mes untuk tempat tinggal,” ujar Iing.

Ia juga menceritakan, bila dirinya kerap menawarkan lowongan pekerjaan dengan pelatihan di BLK (Balai Latihan Kerja) selama satu atau dua bulan kepada Pencaker. Namun, tawaran tersebut kerap mendapatkam penolakan.

“Pernah suatu saat, dari sebuah perusahaan meminta 100 orang, tapi hanya tiga orang saja yang mau. Terpaksa saya tempel terus di papan infonya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, bahwa lowongan di luar negeri tak kalah banyak, namun peminatnya justru sedikit.

“Padahal gaji yang di tawarkan tinggi, dapat berbagai macam jaminan namun tetap sedikit peminat nya. Alasan utama mereka ya karena jauh,” imbuhnya.**Baca juga: 24 Juli, Disnaker Kota Tangerang Gelar Job Fair 2018 di Metos Cikokol.

Oleh karena itu faktor mental inilah yang cukup berpengaruh pada tingginya angka pengangguran. Maka dari itu pihaknya akan terus melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat yang akan di dampingi oleh para psikolog.(Res)