oleh

Tim Rano-Embay “Walk Out” Dari Pleno KPUD Kota Tangerang

Tampak kursi dan meja Tim Rano-Embay kosong.(tia)

Kabar6-Saksi Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Banten, Rano Karno-Embay Mulya Syarief menyatakan keluar (walk-out) dari rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara di KPUD Kota Tangerang, Kamis (23/2/2017).

“Kami keberatan dengan selisih suara di Kecamatan Batuceper, Cibodas, dan Benda yang melebihi jumlah DPT ditambah 2,5 persen. Kenaikannya hampir ribuan dari tiap kecamatan dilihat dari penggunaan DPTB, berupa Surat Keterangan (SK) maupun KTP,” ujar Siera Prayuna, Kuasa Hukum Tim Pemenangan Rano-Embay.**Baca juga: Dilaporkan, Ini 18 Kecurangan Pilgub Banten Ala Tim Rano-Embay.

Menurutnya, kehadirannya di rapat pleno itu tidak berguna, lantaran KPUD tidak melakukan perbaikan data, meskipun sudah mengakui adanya kelebihan data.**Baca juga: Teler, Imigran Kulit Hitam di Tangsel Dipukuli‎ Warga.

“Surat suara akan berpengaruh terhadap perolehan suara. Ini sangat substansial sekali. Kami tidak akan menandatangani berita acara dan hasil rekap tiap PPK. Kami akan mengajukan keberatan di form B2,” pungkasnya.(tia)

Berita Terbaru