oleh

Tidur Berkualitas Berikan Kontribusi pada Kesejahteraan Fisik & Mental

Kabar6-Para ahli menyarankan Anda untuk mendapatkan tidur berkualitas demi kesehatan. Pentingnya tidur berkualitas ditekankan para peneliti agar berkontribusi pada banyak aspek kesejahteraan fisik dan mental.

Sebuah studi baru menjelaskan bagaimana tidur berkontribusi pada berfungsinya sistem kekebalan tubuh. Studi yamg dilakukan tim dari Universitas Tübingen di Jerman itu, melansir MSN, telah menemukan mekanisme yang menghubungkan tidur dengan berfungsinya sistem kekebalan tubuh. Para peneliti menemukan tidur nyenyak dapat meningkatkan efektivitas sel kekebalan khusus tertentu yang disebut sel T. Dalam makalah penelitian di Journal of Experimental Medicine, para ilmuwan menjelaskan sel T berkontribusi pada respons imun tubuh ketika ada hal yang berpotensi berbahaya memasuki sistem.

Sel-sel kekebalan ini mengenali patogen kemudian mengaktifkan integrin, yang merupakan jenis protein yang memungkinkan sel T untuk menempel dan mengatasi target. Nah, tidur yang cukup setiap malam sangat penting jika kita ingin tetap sehat sepanjang hari. Penelitian telah menunjukkan dampak kurang tidur terhadap otak sama dengan minum berlebihan.

Penelitian juga menunjukkan kurang tidur meningkatkan sensitivitas nyeri dan dapat meningkatkan kemungkinan mengembangkan masalah kardiovaskular. Tidur dapat meningkatkan respons sel T karena tingkat adrenalin dan prostaglandin cenderung turun selama tidur. Para ilmuwan memilih melangkah lebih jauh dan mempelajari fenomena ini secara lebih rinci pada manusia.

Mereka mengambil sel T dari beberapa sukarelawan yang tidur dan beberapa yang tetap terjaga. Setelah menganalisis sampel ini, Dimitrov dan tim melihat sel T dari orang yang tidur memiliki tingkat aktivasi integrin yang lebih tinggi dibandingkan dengan sel yang sama yang diambil dari orang dalam keadaan terjaga.

Hasilnya, tidur memiliki dampak positif pada berfungsinya sel T sebagai bagian dari respon imun tubuh. Temuan menunjukkan, tidur berpotensi meningkatkan efisiensi respons sel T. ** Baca juga: Jamu Bisa Cegah Penyakit?

Peneliti berharap hasil temuan ini dapat mengarah pada pengembangan terapi baru meningkatkan fungsi sel T, yang akan memiliki banyak aplikasi, termasuk dalam imunoterapi kanker.(ilj/bbs)

Berita Terbaru