oleh

Terkait Isu Sogok di SMAN 4 Kabupaten Tangerang, Bayuni : Saya Ada Dibarisan Depan

Kabar6-Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) SMA/ SMK wilayah Kabupaten Tangerang pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Mohamad Bayuni menyatakan siap mendukung langkah masyarakat untuk membuktikan dugaan praktek sogok- menyogok yang dilakukan oknum panitia dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMAN 4 Kabupaten Tangerang.

“Saya siap dukung langkah itu, jika itu benar maka saya berada di barisan depan supaya kita tahu siapa oknumnya. Apalagi saya baca di media ada sogokan sampai Rp6 juta dan itu harus dibuktikan,” ungkap Bayuni, kepada Kabar6.com, Minggu (19/06/2022).

Menurut Bayuni, proses pelaksanaan PPDB SMA/ SMK dilakukan secara daring melalui aplikasi yang tersedia di masing- masing sekolah.

PPDB sistem zonasi ditentukan oleh jarak tempat tinggal dengan lokasi sekolah dan menggunakan teknologi digital google map.

Dengan teknologi itu dapat diketahui secara pasti antara jarak tempat tinggal calon peserta didik dengan letak sekolah yang dituju.

“Siapapun tidak bisa mengintervensi, termasuk Kepala Dinas. Itu kewenangan dari pihak panitia PPDB dan semua dilakukan secara transparan. Untuk diketahui peraturan sekarang para peserta didik yang mendaftar harus menggunakan Kartu Keluarga, surat keterangan domisili sudah tidak berlaku lagi,” katanya.

**Baca juga: Diduga Marak Suap, Warga Cikupa Ingin Demo ke SMAN 4 Kabupaten Tangerang

Ditanya mengenai adanya rencana aksi unjuk rasa masyarakat yang ingin memprotes proses PPDB di SMAN 4 Kabupaten Tangerang, pihaknya menyarankan hal itu agar dilakukan musyawarah untuk mencari solusi.

“Saya berharap aksi itu tidak dilakukan, mendingan duduk bersama saja cari solusi terbaik,” ucapnya.(Rez/Tim K6)