oleh

Terendam Banjir, Hindari Jalan Utama Menuju Anyer di Tegal Ratu

Banjir menggenangi Jalur Utama menuju kawasan Anyer.(sus)

Kabar6-Akibat diguyur hujan selama 12 jam, jalur utama menuju kawasan wisata Pantai Anyer, tepatanya di Lingkungan Lijajar, Kelurahan Tegal Ratu, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, terendam banjir.

Banjir setinggi lutut orang dewasa itu juga sempat membuat lumpuh arus lalu lintas di sekitar lokasi, lantaran banyak kendaraan baik roda empat maupun roda dua yang memutar balik.
Namun, tak sedikit juga pengendara motor yang nekat menerobos banjir, harus mendorong motornya alias mengalami mogok, setelah mesin sepeda motornya kemasukan air.

Yayat, warga sekitar mengatakan, banjir mulai terjadi sejak Senin (25/7/2016) dini hari, setelah hujan tak henti mengguyur sejak Minggu (24/7/2016) malam.

“Hujan deres banget minggu malam. Pas lagi gede-gedenya jam dua atau jam tigaan, air mulai naik sampe semeter. Itu karena drainase yang ada tidak memadai ditambah lagi air laut pasang,” ujar Yayat.

Sementara itu, Eko Siswanto, Staf kelurahan Tegal Ratu menyebut, bila banjir yang terjadi telah merendam empat kampung di kelurahan tersebut.

Keempat kampung tersebut, masing-masing Kampung Lijajar, Tegal Buntu, Ciniyar dan cigading. Total rumah warga yang terendam di empat kampung itu mencapai 150 KK. **Baca juga: Ini Titik Banjir yang Merendam Wilayah di Banten.

“Ini banjir musiman. Tapi sejak dua tahun ini, baru kali ini banjir lagi. Umumnya yang terendam rumah warga yang berada di dataran rendah yang berada persis di pinggiran rel,” tambahnya. **Baca juga: Satu Keluarga Tewas Terjebak Longsor di Pandeglang.
 
Guna memperlancar lalu lintas arus kendaraan, pihak Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Porles Cilegon meminta agar masyarakat yang akan menuju Anyer dan sebaliknya, untuk tidak melalui jalur kota, melainkan menggunakan jalur lingkar selatan. **Baca juga: Hujan Semalaman, Anyer Diserbu Banjir dan Longsor

Hal ini agar pengguna kendaraan tidak terjebak di dua titik banjir yang rawan mengakibatkan terjadinya kemacetan.(sus)

**Baca juga: Aktivis Forum Anti Korupsi Geruduk Kejari Kabupaten Tangerang.

Berita Terbaru