oleh

Terbakar Jelang Shalat Subuh, Rumah Yati Rata dengan Tanah di Pandeglang

Kabar6-Rumah Yati (40) warga Kampung Kadu Gading RT/RW 01/02, Desa Menes, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang rata dengan tanah setelah dilalap api Senin dini hari (19/10/2020). Api yang diduga berasal dari atap begitu cepat merambat ke bagian rumah lainnya.

Api makin membesar dan tak bisa dikendalikan sampai membakar seluruh rumah semi permanen tersebut. Bahkan api dapat dipadamkan karena semua bagian rumah beserta isi rumahnya sudah menjadi arang.

Yati mengungkapkan, waktu kejadian dirinya baru saja terbangun untuk bersiap-siap shalat subuh. Sontak ia kaget karena melihat api menyala di atap rumahnya.

“Pas kejadian itu, saya mau shalat subuh. Terus melihat ada api di atap rumah. Dari situ saya bersama keluarga langsung lari keluar sambil teriak-teriak minta tolong,” kata Yati sambil menangis, Senin (19/10/2020).

Warga malah langsung berhamburan membawa alat seadanya untuk memadamkan api yang membakar rumahnya. Tetap saja, api tak kunjung padam. Kini ia mengaku sangat berharap adanya bantuan dari pihak Pemerintah.

“Warga mencoba memadamkan api, tapi tak padam juga. Sekitar dua jam, api baru bisa dipadamkan, karena rumah dan seluruh barang-barang berharga saya sudah ludes. Mudah-mudahan ada yang membantu untuk membangunkan rumah kembali, saya berharap dari Pemda Pandeglang membantu,” tandasnya.

**Baca juga: KPU Tetapkan 904.782 DPT untuk Pilkada Pandeglang.

Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Pandeglang Ade Mulyana membenarkan kejadian tersebut. Waktu kejadian, anggotanya yang kebetulan tinggal di wilayah itu langsung terjun membantu memadamkan api.

Dia memastikan dalam musibah kebakaran itu tak ada korban jiwa, hanya saja semua rumah berikut isinya ludes terbakar. “Tidak ada korban, semuanya selamat karena langsung pada lari keluar rumah. Semua rumah dan isinya ludes terbakar, kerugian yang terjadi mencapai kurang lebih 40 jutaan,” tandasnya. (Aep)

Berita Terbaru