oleh

Tanpa Izin Polisi, Pria Inggris Ini Dilarang Bercinta

Kabar6-Nicholas Crawshaw (23), pria asal Inggris yang dijuluki ‘predator seksual’ harus mematuhi peraturan, yaitu dilarang pergi ke pub setelah pukul 21.00 waktu setempat, atau melakukan hubungan seks tanpa memberitahukan polisi.

Peraturan itu ditetapkan oleh hakim West Cheshire, karena Crawshaw berstatus Sex Risk Order (SRO) atau perilaku seks berisiko. Sebelumnya, melansir Express, Crawshaw dibebaskan oleh juri pengadilan Warrinton Crown Court dari enam tuduhan perkosaan, dua penyerangan seksual dan penetrasi paksa pada delapan wanita berbeda.

Pada Februari 2015, dia juga dibebaskan oleh pengadilan berbeda dari enam tuduhan perkosaan, satu penyerangan seksual, serta satu penetrasi paksa terhadap dua perempuan. Dan ia bebas dari tuduhan perkosaan.

Namun polisi Cheshire membawa gugatan sipil pada dirinya dengan mengenakan status SRO setelah polisi menyebut Crawshaw seorang predator seksual.

“Ia mengaku tengah dalam proses pidana ketika dia berhubungan seks dengan satu orang pengadu di toilet sebuah klub malam,” kata Elizabeth Hevaey yang mewakili polisi. ** Baca juga: Saat Prosesi Pemakaman di Mount Holiness, Mendadak Sebuah Kaki Menyembul dari Tanah

Bertindak mewakili pemohon, Elizabeth Heavey mengatakan ke pengadilan bahwa polisi menerima putusan juri tapi perintah itu datang karena sebuah situasi ‘yang sepenuhnya unik dan luar biasa’.

Status SRO diketahui akan membatasi Crawshaw dari siapa pun yang mengeluhkan tindakannya, termasuk berhubungan seks di tempat prostitusi legal, berhubungan seks di tempat umum, dan harus memberitahu serta mendapat izin polisi ketika dia akan berhubungan seks dengan orang lain antara pukul 21.00 hingga pukul 06.00 waktu setempat.

Pembatasan kontak seksual terhadap Crawshaw dengan perempuan lain, dikatakan Heavey, adalah kasus larangan kedua. Larangan serupa pernah dikenakan pada pria bernama John O’Neill yang tinggal di York.

Meskipun pengacara Crawshaw keberatan, hakim tetap menetapkan status SRO itu sampai sidang penuh digelar di pengadilan Chester Magistates Court.(ilj/bbs)

Berita Terbaru