oleh

Tangkal Radikalisme, Polres Cilegon Gandeng Tokoh & Pemuka Agama

Sosialisasi antisipasi paham radikalisme di Cilegon.(sus)

Kabar6-Guna mencegah meluasnya konflik agama seperti yang terjadi di Tanjung Balai, Sumatera Utara beberapa waktu lalu, pihak kepolisian di Banten mulai melakukan upaya antisipasi.

Sejumlah tokoh masyarakat dan pemuka agama di Kota Cilegon bahkan didatangkan untuk diberi pengarahan dan pemahaman pentingnya menjaga kerukunan umat beragama.

Kapolres Cilegon, AKBP Raden Romdhon Natakusuma mengatakan, meski di wilayah hukumnya masyarakat terkenal cukup membuka diri, namun upaya itu tetap dilakukan untuk menjaga keharmonisan kerukunan umat beragama.

“Ini langkah kita sebagai upaya antisipasi adanya paham radikalis. Walaupun Kota Cilegon saya rasa cukup jauh dan cukup aman dari hal itu (konflik-red). Tetapi upaya ini tetap kita lakukan dalam rangka menciptakan sinergitas dan komitmen seluruh pihak, agar tetap menjaga kerukunan umat demi persatuan bangsa,” ungkap Romdhon, Rabu (3/8/2016). **Baca juga: Polresta Tangerang Gelar Sosialisasi Cegah Paham Radikal.

Ketua Forum kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Cilegon Abdul karim Ismail meminta agar warga masyarakat tidak terpancing dengan isu-isu SARA yang banyak muncul di jejaring media sosial. **Baca juga: BKP Cilegon Musnahkan Dua Ton Daging Celeng dan Gulma.

“Konflik ini muncul karena banyak provokasi yang kita lihat di media sosial. tentu saya harap masyarakat juga cerdas jangan terbawa emosi, dan tetap utamakan toleransi untuk saling menghormati,” katanya.(sus)

Berita Terbaru