oleh

Tak Biasa, PT EAI di Perkantoran Ubud Ciledug Tutup

Kabar6-Tak seperti hari lainnya, PT EAI yang berlokasi di Perkantoran Ubud Village, Ciledug, Kota Tangerang, yang kerap diburu para pelamar, hari ini tak ada aktifitas.

Saat kabar6.com menyambangi kantor yang meminta sejumlah uang kepada pelamar disetiap fase interviewnya itu, tidak ada aktifitas yang dilakukan sejak pukul 08.30 WIB tadi.

Di konfirmasi ke pihak sekuriti area Perkantoran Ubud Village, Prapto mengatakan bahwa sejak pagi tidak ada aktifitas di PT EAI hari ini.

“Tidak ada aktifitas yang terjadi di PT EAI sejak pagi. Saya juga tidak tahu kenapa. Padahal selama dua tahun ini perusahaan penyalur tenaga kerja itu kerap buka saban hari,” kata Prapto kepada Kabar6.com, Rabu (19/12/2018).

Terpisah, saat Kabar6.com mengkonfirmasi ke pihak EAI via jejaring Whatsapp, Jojo perwakilan EAI mengatakan kantor tetap buka seperti biasanya.

“Kita tetap buka seperti biasa. Kita buka setiap hari pukul 08.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB,” jelas Jojo di jejaring Whatsapp.

Diberitakan sebelumnya, PT EAI menegaskan pihaknya tidak ada pungutan biaya sama sekali. Hanya saja, ketika calon pelamar masuk kerja akan dikenakan biaya.

**Baca juga: Ada Biaya Saat Interview, Pelamar Keluhkan EAI di Ubud Village Ciledug.

Hal itu dikatakan Ana selaku Bagian Pemberkasan dan Interview PT EAI. Dia mengatakan, pihaknya tidak memungut biaya apapun kepada para pelamar yang ingin bekerja sesuai strata akademis dan skil kemampuannya.

“Kita hanya meminta administrasi Rp150 ribu. Selebihnya nanti kita minta sebesar Rp1-5 juta pada saat sudah mau masuk kerja,” kata Ana kepada wartawan, Selasa (18/12/2018).

Namun, apa yang dikatakan Ana selaku Bagian Pemberkasan dan Interview PT EAI sangat berbeda dengan kenyataan yang dialami para pelamar.

Pelamar asal Serpong, Atik mengeluhkan proses interview yang meminta sejumlah uang dengan alasan sebagai administrasi.

**Baca juga: Penyalur Tenaga Kerja EAI: Kita Tidak Memungut Biaya Apapun.

Atik menjelaskan, sejak awal datang ke ruko dengan spanduk bertuliskan EAI itu, dirinya sudah di kenakan biaya Rp50 ribu untuk administrasi. Untuk mengikuti biaya psikotes, dirinya harus merogoh kocek senilai Rp600 ribu.

Untuk pemilihan area kerja dirinya dikenakan biaya sebesar Rp500 ribu dan untuk penempatan kerja Atik akan dikenakan biaya sebesar Rp1.250.000. (jic)

Berita Terbaru