Tahun Ini Dua Kawasan Bisnis Mesum di Tangsel Dibongkar

Cafe penyedia wanita nakal di Pondok Kacang Timur dibongkar.(yud)

Kabar6-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyatakan siap melanjutkan program penanggulangan masalah sosial diwilayahnya.

Kebijakan itu ditempuh, lantaran beragam jenis usaha prostitusi terselubung diwilayah bermotto “Cerdas, Modern dan Religious” itu sudah semakin menjamur.

Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan, banyak rumah kontrakan dan unit rumah toko atau ruko yang dijadikan tempat usaha terlarang.

Contohnya, kawasan bisnis esek-esek kelas bawah seperti Alang-alang di Buaran, Kecamatan Serpong, dan Pondok Kacang Barat di Kecamatan Pondok Aren.

“Yang pasti akan kita pasti akan kita lakukan pembongkaran,” katanya menjawab pertanyaan kabar6.com ditemui usai memimpin acara musyawarah pimpinan daerah (Muspida) di Kecamatan Serpong, Kamis (17/3/2017).

Menurutnya, tahapan dan teknis pelaksanaan pembongkaran sedang dirancang. Bang Ben, sapaan akrab Benyamin Davnie memastikan kegiatan penertiban akan digelar tahun ini.

“Waktunya kapan dibongkar sekarang ini sedang kami bahas,” terangnya didampingi Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany.

Ia menambahkan, konteksnya berbeda dengan program penertiban yang dilakukan oleh pemerintah daerah tetangga.

Seperti program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang membongkar lokalisasi Kalijodo, dan Pemerintah Kabupaten Tangerang berencana menertiban Dadap Cheng In.

“Tidak seperti Dadap dan Kalijodo yang konsentrasi besar. Di Tangsel tidak seperti itu,” ujarnya. **Baca juga: Begini Curhat Pemkab Tangerang ke DPRD Banten.

Pantauan kabar6.com, selain rumah kontrakan yang disulap pemiliknya menjadi lokasi bisnis pemuas syahwat, bisnis serupa sedianya juga menjamur di ruko yang ada dan tersebar di tujuh wilayah Kota Tangsel. **Baca juga: Truk Bermuatan Motor Diduga Bodong Disergap Polsek Curug.

Seperti meggeliatnya bisnis hiburan malam berkedok karaoke keluarga yang ternyata didalamnya bebas menyajikan miras kelas atas dan wanita-wanita penghibur yang siap dibooking. **Baca juga: Begini Reaksi Pascagusuran PKL di Pasar Serpong.

Juga bisnis pijat kebugaran dan spa dengan layanan plus-plus juga tumbuh subur bak jamur di musim hujan.(yud)