1

Pilkada Kabupaten Tangerang 2024, Zulkarnain – Lerru Terancam Gagal Nyalon Jalur Independen

Kabar6-Pasangan calon bupati dan wakil bupati dari jalur perseorangan atau independen di Tangerang wajib menyerahkan bukti dukungan sebanyak 153 ribu KTP. Zulkarnain – Lerru Yustira yang sempat ingin bertarung dalam Pilkada 2024 akhirnya tereliminasi.

“Jadi hasil pleno masih kekurangan sekitar 17 ribu dukungan,” kata Ketua KPU Kabupaten Tangerang, Muhammad Umar, Senin (15/7/2024).

** Baca Juga:Gantikan Rudi Maesyal, Soma Atmaja Ditetapkan Sebagai Plh Sekda Kabupaten Tangerang

Dijelaskan, dalam proses verifikasi faktual pada Jum’at kemarin syarat dukungan Zulkarnain – Lerru untuk maju dari jalur independen tidak terpenuhi.

Umar bilang, dari data pendukung pasangan Zulkarnain-Lerru sebanyak 189.973 ribu dukungan. Keduanya hanya dapat mengumpulkan sekitar 135.147 ribu yang memenuhi syarat.

“Sementara 54.826 ribu data yang dinyatakan tidak memenuhi syarat,” jelas Umar

Berdasarkan aturan PKPU RI Nomor 8 Tahun 2024 Pasal 77, bahwa pasangan bakal calon perseorangan berhak melakukan perbaikan dari tanggal 13 Juli 2024 sampai dengan tanggal 17 Juli 2024.

Adapun, data yang diperbaiki hanyalah, data yang dianggap kurang, yaitu sekitar 17 ribuan data pendukung.

“Kami menunggu berkas perbaikan dari bakal pasangan calon perseorangan, yaitu Zulkarnain-Leru. Dari tanggal 13 sampai dengan tanggal 17, tentunya hal itu sesuai dengan apa yang diamanatkan dalam PKPU No 8 tahun 2024,” tegasnya.

Menurut dia, ketika kekurangan 17 ribu data dukungan akan dilakukan proses verifikasi faktual kembali, dan diplenokan kembali di Sekretariat KPU Kabupaten Tangerang.

“Nanti akan dikakukan proses administrasi, lalu apabila lolos administrasi. Kami pun akan melakukan verifikasi faktual untuk yang kedua, setelah perbaikan itu diserahkan ke kami,” ujar Umar.(yud)




Sosialisasi di Tigaraksa, Istri Eks Napi Korupsi : Titip Mad Romli Orang Asli Tangerang

Kabar6-Mantan Walikota Tangerang Selatan Airin Rahmi Diany, kini tengah gencar melakukan sosialisasi di sejumlah wilayah di Banten dan Tangerang Raya.

Istri dari TB. Chaeri Wardana alias Wawan, eks napi korupsi yang digadang- gadang akan maju mencalonkan diri sebagai calon Gubernur Banten menyapa warga di Desa Cisereh, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu (13/07/2024).

**Baca Juga:Arief Yakin Dapat Dukungan Parpol untuk Maju Pilkada Banten

Dalam video yang beredar di media sosial WhatsApp, Airin nampak kumpul bareng warga dan memeberitahukan bahwa ditempat pemungutan suara nanti terdapat dua surat suara, yakni surat suara calon Gubernur Banten dan calon Bupati Tangerang.

Tak hanya itu, Caleg DPR RI terpilih asal Partai Golkar ini juga mempromosikan kandidat Calon Bupati Tangerang Mad Romli dengan narasi ‘Orang asli Tangerang’.

“Satu surat suara untuk Pilkada Gubernur Banten dan satu surat suara untuk Pilkada Bupati Tangerang. Nah untuk Bupati Tangerang saya titip Pak Mad Romli yah, beliau asli orang Tangerang,” ungkap Airin.(Tim K6).




Pengamat: Pilkada 2024 Popularitas Tokoh Lebih Jamin Kemenangan Dibanding Kualitas

Kabar6-Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago menilai fenomena munculnya publik figur dalam Pilkada 2024 menunjukkan bahwa popularitas lebih menjamin kemenangan dibandingkan kualitas.

“Karena ini buka soal kemampuan strong leadership dalam memitigasi masalah atau kemampuan mengatasi masalah tapi ini lebih condong kepada sosok publik figur,” kata Pangi saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (12/7/2024).

Pangi menilai popularitas suatu tokoh lebih berpengaruh di beberapa daerah lantaran masyarakat hanya mempertimbangkan apa yang terlihat saja.

“Tidak jarang masyarakat justru mengabaikan rekam jejak dan latar belakang tokoh yang mungkin saja lebih berpengalaman dibandingkan publik figur yang diusung,” ujarnya dilansir Anatara.

Hal tersebut pula, menurut dia, yang memicu beberapa partai lebih mengusung nama publik figur dalam pilkada di daerah demi mendongkrak jumlah suara partai.

**Baca Juga:Diusung Nasdem, Adik Ipar Bupati Pandeglang Masih Jabat Kadindikpora

Hal serupa juga berlaku terhadap Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep yang dianggap mempunyai popularitas tinggi.

“Itulah mengapa partai masih butuh publik figur tokoh tokoh terkenal, tokoh tokoh yang menonjol seperti Kaesang dibutuhkan dalam konteks ini,” kata dia.

Menurut Pangi, popularitas merupakan modal besar Kaesang untuk seseorang yang belum memiliki pengalaman dalam bidang birokrasi ataupun memimpin sebuah wilayah.

Selain itu, kata dia, kesempatan Kaesang untuk memenangi pilkada akan lebih besar jika bertarung di daerah yang tidak memiliki incumben. Salah satu daerah yang dia maksud yakni wilayah Jawa Tengah.

Terlebih, kata Pangi, pilkada Jawa Tengah akan menjadi salah satu perhatian publik lantaran Kaesang akan berhadapan langsung dengan PDIP yang merupakan pemilik lumbung suara di Jawa Tengah.

“Semua mata akan tertuju ke sana, jadi perbincangan nasional karena Jateng provinsi yang sebenarnya kandang PDIP,” ujarnya.

Namun demikian, Pangi menilai hal itu hanya bisa terjadi jika Kaesang secara resmi mendeklarasikan dirinya untuk maju dalam pilkada Jawa Tengah. Hingga saat ini, PSI belum menentukan siapa saja kadernya yang akan dicalonkan dalam pilkada 2024.(red)

 




Banyak Warga Lebak Belum Tahu Pilkada 2024 Digelar November, Begini Kata KPU

Kabar6-Lembaga Survei Paradigma melalukan survei terkait bagaimana peluang para calon bupati Lebak yang nama-namanya muncul menjadi perbincangan publik.

Survei dilakukan pada tanggal 25-30 Juni kepada warga Lebak yang sudah memiliki hak pilih dengan jumlah sampel 440 responden yang terdistribusi secara proporsional.

Menggunakan penarikan sampel dengan metode multi stage random, memiliki margin of error 4,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

**Baca Juga:Presiden: Penggunaan Produk Lokal Kabupaten/Kota Masih 41 Persen

Salah satu yang dipotret Paradigma Indonesia adalah apakah masyarakat tahu kontestasi Pilkada akan digelar pada 27 November 2024?

Hasilnya, 59 persen mengetahui Pilkada akan digelar pada bulan November, 35 persen tidak mengetahui dan 6 persen tidak menjawab.

Paradigma Indonesia juga menanyakan seberapa percayakah responden bahwa Pilkada akan memperbaiki kehidupan masyarakat?

Sebanyak 48,2 persen menjawab cukup percaya, 23 persen kurang percaya, 8,9 persen tidak percaya sama sekali, 8,9 persen sangat percaya, 11 persen tidak tahu.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lebak Dewi Hartini mengatakan, sosialisasi akann banyak dilakukan oleh Divisi Partisipasi Masyarakat (Parmas).

“Banyak agenda sosialisasi yang akan dilakukan yang gebyarnya sudah kami lakukan saat peluncuran jingle dan maskot beberapa waktu lalu. Nanti menyusul kegiatan sosialisasi tahapan Pilkada 27 November 2024,” kata Dewi kepada Kabar6.com, Rabu (10/7/2024).

Divisi Parmas akan melakukan sosialisasi dimulai tanggal 15 Juli sampai bulan September. Yang terdekat kata Dewi, dalam rangka sosialisasi, pada tanggal 15 sampai akhir Juli, Divisi Parmas akan bekerja sama dengan OKP, LSM dan Ormas.

“Kita sudah siapkan sosialisasi yang akan menyentuh langsung ke masyatakat seperti gerebek kampung, gerebek pasar dan sosialisasi kepada para pelajar sebagai pemilih pemula,” jelas Dewi.

Menurutnya proses pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih oleh Pantarlih yang saat ini masih berlangsung juga menjadi salah satu bagian dari sosialisasi langsung KPU kepada masyarakat.

“Ya disamping melakukan coklit, teman-teman Pantarlih juga menyisipkan informasi kepada masyarakat bahwa Pilkada digelar pada tanggal 27 November 2024,” tuturnya.

“Tentu teman-teman media juga kami harapkan untuk ikut mensukseskan penyelenggaraannya, salah satunya dengan membantu menginformasikan seluruh tahapan Pilkada,” katanya.(Nda)

 




KPU Lebak Sebut 965.910 Pemilih Dicoklit, 3 Kecamatan Sudah 100 Persen

Kabar6-Pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih untuk Pilkada 2024 masih terus dilakukan oleh petugas pemutakhiran data pemilih (Pantarlih) di Kabupaten Lebak, Banten.

Ketua KPU Lebak Dewi Hartini mengatakan, hingga hari ini coklit sudah di angka 90 persen dari Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) yakni 1.048.038 pemilih.

“Sampai hari ini progres kita sudah 90 persen atau 965.910 pemilih dari DP4 sudah dicoklit oleh teman-teman Pantarlih. Tersisa tinggal 8 persen, dan kita masih punya waktu 15 hari,” kata Ketua KPU Dewi, di Rangkasbitung, Selasa (9/7/2024).

**Baca Juga:Hasbi Jayabaya Tertinggi di Survei Paradigma Indonesia, Tapi Masih Berpotensi Dikejar

Sejauh ini secara keseluruhan, ujar Dewi, proses coklit berjalan lancar. Meski diakui, dengan kondisi Lebak yang luas terdiri dari pegunungan, perbukitan, dan aliran sungai ditambah cuaca dalam beberapa hari terakhir kurang baik, ada beberapa kendala-kendala yang terjadi.

“Yang cukup sering juga server e-Coklit ya, karena teman-teman memang harus menggunakan ini untuk upload data hasil coklit. Tetapi down-nya enggak lama di bawah 5 menit, dan kita paham ini kan dipakai se-Indonesia,” ungkap Dewi.

Kemudian, coklit tidak selalu bisa dilakukan saat pagi atau siang hari. Karena aktivitas masyarakat yang berbeda-beda, maka petugas Pantarlih harus menyesuaikan dengan waktu masyarakat.

“Ritme masyarakat ya, ada yang bekerja karyawan atau ASN, atau ada yang bertani dan berkebun, sudah pasti pagi dan siang hari tidak ada sehingga coklit dilakukan sore atau malam hari,” tutur Dewi.

Lebih lanjut Dewi menjelaskan, coklit oleh Pantarlih untuk memastikan data berdasar dari DP4 yang diterima oleh KPU Lebak tidak ganda dan sinkron.

“Memastikan data tidak double, karena kan data selalu berubah ada yang datang dan keluar wilayah lalu ada penambahan dan pengurangan anggota di KK (kartu keluarga). Hasil coklit ini akan berkaitan dengan jumlah TPS, karena bisa saja setelah dianalisa data pemilih bertambah,” terang Dewi.

Kordinator Divisi Data dan Informasi KPU Lebak Agus Sugama menambahkan, dari 28 kecamatan, baru 3 kecamatan yang progres coklitnya sudah di angka 100 persen.

“Kecamatan Cimarga, Kecamatan Cilograng dan Kecamatan Bojongmanik sudah 100 persen. Sisanya 25 kecamatan di angka 80 dan 90 persen lebih,” kata Agus.

Ia meminta kendala-kendala yang ditemui dan tidak bisa diatasi untuk segara dikonsultasikan oleh Pantarlih secara berjenjang ke PPS, PPK dan ke KPU.

“Karena ini yang akan menjadi menghambat progres, ketika ada permasalahan di lapangan tetapi tidak segera dikonsultasikan. Saya harap teman-teman terus semangat dan jika ada masalah segera sampaikan,” pesan dia.(Nda)

 




Hasbi Jayabaya Tertinggi di Survei Paradigma Indonesia, Tapi Masih Berpotensi Dikejar

Kabar6-Hasil survei yang dilakukan Paradigma Indonesia pada tanggal 25 sampai 30 Juni 2024, nama Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya masih menempati posisi teratas.

Politisi muda PDI Perjuangan tersebut memperoleh memperoleh tingkat keterpilihan atau elektabilitas berada di angka 24,5 persen pada pertanyaan terbuka dan 30,2 persen pada pertanyaan semi terbuka.

Tingkat popularitas putra mantan bupati Lebak Mulyadi Jayabaya ini juga tertinggi di antara calon lainnya. Level keterkenalan Hasbi hampir mencapai 75 persen, dan disukai oleh 66 persen responden yang merupakan warga yang mempunyai hak pilih pada Pilkada 2024.

**Bac Juga:Survei Paradigma Indonesia terkait Pilbup Lebak 2024: Elektabilitas Hasbi Jayabaya 24,5%, Saepudin Asy Syadzili 8%, Faizal Hermiansyah 3,4%

Meski angka elektabilitas dan popularitas Hasbi teratas, namun dikejar oleh calon lain masih sangat berpotensi, misal saja KH. Syaepudin Asy Syadzily yang berada di angka elektabilitas 8,4 persen dengan level keterkenalan 26 persen dan disukai 41 persen.

Lalu ada Faizal Hermiansyah yang elektabilitas di angka 3,4 persen dan Sanuji Pentamarta 3,2 persen.

“Meski Hasbi masih tertinggi, belum bisa dibilang dominan karena swing voters masih 53,9 persen,” kata Direktur Paradigma Indonesia, Zulfian Hanif saat konferensi pers di Horison Rahaya Resort, Kabupaten Lebak, Senin (8/7/2024).

Zulfian menyebut, tingginya tingkat keterkenalan Hasbi justru tidak berbanding lurus dengan elektoralnya yang masih di bawah 50 persen.

“Artinya Hasbi sendiri belum cukup kuat dan layak bisa menjadi pemenang. Sementara keterkenalan sudah menjulang tinggi, tetapi elektoralnya masih di bawah 50 persen. Semua calon masih harus bekerja keras untuk memenangkan hati pemilih masyarakat Lebak,” ujarnya.

Selain itu, pemilih yang telah memiliki pilihan pada Pilkada Kabupaten Lebak dan masih berpotensi berubah tercatat hampir 70 persen.

“Alasan perubahan didominasi oleh masih menunggu program dari masing-masing calon,” terang Zulfian.

Paradigma Indonesia, dalam surveinya, juga melakukan simulasi pemilihan calon bupati Lebak melalui pertanyaan 10 calon, 6 calon, 4 calon, 3 calon hingga 2 calon.

“Yang menarik dari temuan survei ini adalah, jika Hasbi dihilangkan atau tidak mencalonkan diri maka Faizal Hermiansyah menjadi figur yang dianggap oleh publik Lebak sebagai sosok yang layak menjadi bupati meski terjadi penundaan atau undecided voter yang meningkat secara signifikan,” ungkap Zulfian.

“Pun demikian, Sanuji menjadi figur
yang dipandang layak menjadi Bupati Lebak jika Hasbi dan Faizal Hermiansyah tidak mencalonkan diri dengan tetap penudaan atau undecided voters meningkat tajam,” tambahnya.

Setelah Hasbi, calon potensial adalah Faizal Hermiansyah. Dia dinilai memiliki latar belakang dan kemampuan yang sama, masih muda dan berwibawa.

“Calon ini akan menjadi penantang serius dan bisa menggaet masyarakat yang belum menentukan pilihan. Karena sosok ini dapat melampaui tokoh-tokoh lama seperti Suparman, Sanuji, Junaedi Ibnu Jarta dan lain-lain,” jelasnya.(Nda)

 




Survei Paradigma Indonesia terkait Pilbup Lebak 2024: Elektabilitas Hasbi Jayabaya 24,5%, Saepudin Asy Syadzili 8%, Faizal Hermiansyah 3,4%

Kabar6-Lembaga Survei Paradigma Indonesia merilis hasil survei terhadap elektablitas para bakal calon bupati Lebak. Ada 13 nama calon yang muncul berdasarkan hasil survei yang dilakukan pada tanggal 25-30 Juni 2024.

Survei Paradigma Indonesia dilakukan kepada warga Lebak yang sudah memilik hak pilih dalam Pilkada yang akan digelar pada 27 November 2024 nanti.

“Jumlah sampel 440 responden. Menggunakan penarikan sampel dengan metode multi stage random, memiliki margin of error 4,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Sampel berasal dari seluruh kecamatan yang terdistribusi secara proporsional,” kata Direktur Paradigma Indonesia, Zulfian Hanif, di Horison Rahaya Resort, Kalanganyar, Lebak, Senin (8/7/2024).

**Baca Juga:Bakar Semangat Ribuan Relawan Kopi Setara Perjuangkan Andra-Dimyati di Pilgub Banten, Ibin: Jangan Gentar

Hasil surveinya, politisi muda PDI Perjuangan Mochamad Hasbi Jayabaya menempati posisi elektabilitas tertinggi yakni 24,5% disusul oleh KH Saepudin Asy Syadzili di angka 8%.

Kemudian di posisi ketiga ada nama Faizal Hermiansyah 3,4%, lalu Sanuji Pentamarta 3,2%, Dede Supriyadi Arief 2,3%, H. Suparman 1,6%, Iti Octavia Jayabaya 1,1%, Ade Hidayat 0,7%, H. Efu Saefullah 0,5%, Siti Neng Juleha 0,2%, Junaedi Ibnu Jarta 0,2%, Oong Syahroni 0,2%, Agil Zulfikar 0,2.

“Nama-nama ini muncul berdasarkan pertanyaan terbuka yang kami ajukan kepada responden. Tidak ada pengarahan kepada nama tertentu, dan angka responden yang tidak tahu atau tidak memilih pun juga cukup tinggi yakni 53,9%,” terang Zulfian.(Nda)

 




Airin Rachmi Diany dan Fitron Nur Ikhsan Didukung Pengusaha Syariah di Pilkada 2024

Kabar6-Airin Rachmi Diany dan Fitron Nur Ikhsan dapat dukungan dari Forum Komunikasi Pengusaha Syariah (FKPS). Deklarasi sebagai Cagub Banten dan Cabup Pandeglang 2024 itu, dilakukan pada Selasa, 25 Juni 2024, di Hotel dan Kolam Renang DM Tirta, Pandeglang, Banten.

Forum Komunikasi Pengusaha Syariah (FPKS) mendeklarasikan diri mendukung Airin Rachmi Diany sebagai Cagub Banten 2024 dan Fitron Nur Ikhsan sebagai Cabup Pandeglang 2024.

Ketua Badan Pembina FKPS Asep Helmi menilai, Airin Rachmi Diany merupakan figur yang tangguh, cerdas, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap masyarakat. Kemampuannya dalam memimpin dan merangkul berbagai pihak menjadikannya sosok yang tepat untuk membawa kemajuan bagi Banten.

**Baca Juga:Sachrudin Mantan Wakil Wali Kota Tangerang Dua Periode Paparkan Visi Misi di PPP Banten

“Alhamdulillah perjuangan beliau tanpa lelah, untuk terus turun ke masyarakat, menyerap aspirasi, juga sebagai sosok mantan walikota Tangerang Selatan sehingga ini menjadi inspirasi kami para pengusaha untuk mendukung beliau,” ungkapnya, Rabu, (26/06/2024).

Ketua Dewan Penasehat, KH Ochep Sonhaji mengatakan, dukungan yang diberikan FKPS terhadap kader Golkar tersebut karena memiliki visi yang sejalan dengan nilai-nilai kemajuan.

Pengasuh Ponpes Al-Atqia, Kadomas, Pandeglang ini menilai, Airin Rachmi Diany dan Fitron Nur Ikhsan sebagai calon kepala daerah yang teruji dan sukses menjalankan aspirasi masyarakat.

“Kami yakin bahwa dengan memilih pemimpin yang berkomitmen pada nilai-nilai keadilan, transparansi, dan keberlanjutan. Banten dan Pandeglang akan mencapai kemajuan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Mendapat dukungan tersebut, Airin turut bangga dan mengapresiasi FKPS. Dukungan tersebut menjadi motivasi bagi Airin untuk terus bergerak dan bersilaturahmi kepada masyarakat. Airin mengajak FKPS untuk terus bergerak bersama-sama membangun kepercayaan terhadap dirinya di masyarakat.

“Sampaikan siapa saya, apa yang sudah akan saya lakukan untuk Banten. Semoga yang kita lakukan bersama mendapat maslahat, dan bermanfaat untuk masyarakat,” pungkasnya, dilokasi yang sama.(Dhi)




Satpol PP Kota Tangerang Petakan Wilayah Rawan Konflik di Pilkada 2024

Kabar6-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Kota Tangerang telah melakukan pemetaan terhadap potensi konflik di masing – masing wilayah jelang Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP Kota Tangerang, Irman Pujahendra  mengatakan pemetaan daerah rawan konflik bertujuan mengantisipasi adanya gangguan ketertiban umum dan dapat ditangani segera.

Oleh karena itu Satpol PP Kota Tangerang akan optimalkan fungsi Satlinmas di lingkungan masyarakat agar setiap potensi konflik yang ada bisa diantisipasi.

**Baca Juga:Lanjutkan Dua Periode, Syafrudin Optimis Diusung Demokrat di Pilkada Kota Serang

“Kita juga sudah sampaikan kepada setiap Camat dan Lurah agar bisa memetakan dan segera berkoordinasi mencegah terjadinya konflik sosial,” ujarnya dilansir Antara dikutip, Minggu (23/6//2024).

Tidak hanya itu, Satpol PP juga melakukan evaluasi sekaligus menyiapkan langkah-langkah strategis dalam rangka mengantisipasi potensi konflik di masing-masing wilayah.

Bahkan, Satpol PP Kota Tangerang juga mulai melakukan pemetaan terhadap beberapa wilayah yang dinilai rawan banjir untuk melancarkan Pilkada 2024 di Kota Tangerang mendatang.

“Kami berharap kondisi wilayah tetap aman untuk mendukung kelancaran, ketertiban, dan keamanan masyarakat terutama dalam menyambut Pilkada 2024 di Kota Tangerang dalam beberapa bulan mendatang,” kata dia.

Sebelumnya KPU Kota Tangerang menargetkan partisipasi pemilih pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang 2024 mencapai 82 persen melalui kegiatan sosialisasi yang masif.

Komisioner KPU Kota Tangerang Yudhistira Prasasta mengatakan untuk mencapai partisipasi pemilih hingga 82 persen, berbagai sosialisasi akan di masifkan.

“Bahkan hingga lebih dari 82 persen seperti dalam Pemilu legislatif dan Pilpres 2024 kemarin. Sosialisasi akan kita masifkan,” kata Yudhistira.(red)




KPU Kota Tangerang Ajak Wartawan Kawal Pesta Demokrasi Pilkada 2024

Kabar6-Paska pileg dan pilpres digelar, pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah alias Pilkada serentak tahun 2024 diluncurkan oleh penyelenggara, yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU) dengan meluncurkan maskot, jingel maupun tagline secara nasional.

Hal yang sama dilakukan oleh KPU Kota Tangerang dengan meluncurkan maskot, jingel dan tagline pada, Jumat (14/6/2024) kemarin di Alun-alun Ahmad Yani. Disaksikan ribuan masyarakat Kota Tangerang.

Setelah itu, KPU Kota Tangerang ngebut menggencarkan tahapan dan proses Pilkada, antara lain melakukan Pantarlih atau pemutakhiran data pemilih di seluruh wilayah Kota Tangerang, dan sosialisasi lainnya.

“Kita baru selesai pileg dan pilpres kemarin prosesnya panjang sekali sampai penetapan (caleg),” ujar Ketua KPU Kota Tangerang Qori Ayatullah pada acara sosialisasi peran Insan Media terkait Pemilihan Wali Kota/Wakil Wali Kota Tangerang 2024, di Day’s Hotel, Rabu (19/6/2024) sore.

**Baca Juga:Fernita Yubahar As Ajak Kader PPP Tetap Kompak Meski Tak Lolos Parliamentary Threshold

Di Banten dan secara nasional, lanjut Qori, telah memulai tahapan-tahapan Pilkada serentak ini. Namun, proses-proses lainnya masih berjalan. “Jadi irisannya pileg pilpres berjalan tahapan pilkadanya pun berjalan,” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya mengajak kepada seluruh insan media (wartawan) di Kota Tangerang untuk kedepan, mengawal proses-proses Pilkada hingga sampai dengan ditetapkannya kepala daerah terpilih.

“Agar kemudian semua masyarakat tahu informasi ini,” tegas Qori.

Dalam kesempatan ini, ia juga menekankan tidak anti kritik dari para insan media. Bahkan, pihaknya sangat membutuhkan masukan maupun kritik yang membangun.

“Adapun persoalan-persoalan yang lain hayo kita diskusikan bareng-bareng, harapan-harapanya apa?,” ujar dia.

Bahkan, Qori kembali menegaskan, KPU Kota Tangerang sudah menjadwalkan melakukan kunjungan ke semua organisasi-organisasi wartawan, dalam rangka menyampaikan tahapan dan proses Pilkada 2024.

“Kita akan gelar silaturhami dengan kawan-kawan media sampai kita mapping dengan membentuk media center KPU Kota Tangerang,” ucapnya.

“Ini harapanya adalah secara bersama-sama dengan KPU Kota Tangerang mengawal proses demokrasi pilkada kedepan,” kata Qori.

Senada disampaikan oleh Komisioner KPU Kota Tangerang, Yudhistira Prasasta, menyampaikan, bahwa pihaknya berharap komunikasi dengan awak media terus berjalan secara intens.

“Kemudian nanti kedepan, setiap kegiatan sosialisasi yang dilakukan KPU, kami membutuhkan publikasi,” kata Yudhis.

Menurutnya, KPU setidaknya memiliki lima sosialisasi dalam pelaksanaan Pilkada ini, diantaranya sosialisasi aturan yang sudah dilaksanakan kemarin, peluncuran maskot, jingel dan tagline.

“Kemudian sosialisasi pemutakhiran data pemilih, insya Allah kita mulai tanggal 24 Juni sampai 24 Juli,” bebernya.

“Selanjutnya, kita sosialisasi pencalonan, lalu sosialisasi calon. Dan terakhir sosialisasi pemungutan dan perhitungan suara. Demikian rangkaiannya,” Yudhis menerangkan.

Atas hal tersebut, pihaknya berharap dapat terus bermitra dengan seluruh insan pers atau media. Agar kemudian seluruh kegiatan KPU Kota Tangerang bisa tersampaikan ke publik.

Pemilihan kepala daerah pada Pilkada Serentak 2024 sedianya bakal dilaksanakan tanggal 27 November mendatang. (Oke)