oleh

Suami di Beijing Ceraikan Istri Usai Malam Kedua Pernikahan Gara-gara Tato di Paha

Kabar6-Peristiwa tak biasa terjadi di Ibu Kota Tiongkok, Beijing. Seorang pria yang baru saja menjadi pengantin baru langsung menceraikan istrinya pada malam kedua pernikahan mereka setelah melihat tato pada paha istrinya, Xiao Zhang.

Diketahui, keduanya telah berkenalan selama tiga bulan sebelum memutuskan untuk menikah. Orangtua mempelai pria bermarga Wang (57), merupakan seorang pensiunan pegawai dan memiliki harta yang berkecukupan.

Wang, melansir Eva.vn, memiliki seorang putra yang berusia 30 tahun dan masih belum menemukan pasangan hidup yang cocok, karena sifatnya yang pendiam, tertutup, dan tak suka bersosialisasi. Karena itulah Wang dan sang istri mencoba membantu putranya untuk menemukan calon pendamping hidup. Mereka lantas membawa anaknya jalan mengelilingi desa mana pun untuk menemukan wanita yang tepat.

Hingga akhirnya, si pemuda diperkenalkan oleh seorang mak comblang dengan seorang gadis bernama Xiao Zhang. Setelah bertemu untuk pertama kalinya, mereka memiliki kesan yang baik, sehingga melanjutkan hubungan cinta. Setelah tiga bulan berpacaran, mereka pun mempertimbangkan untuk menikah.

Keluarga Wang membawa banyak uang dan seserahan untuk menikahi Zhang. Namun setelah malam kedua pernikahan, orangtua si pria melihat sesuatu yang tidak biasa karena anak mereka selalu cemberut, kesal, bahkan jarang pulang.

Usut punya usut, rupanya saat malam pertama, ia melihat dua tato di paha Zhang. Pria itu tidak dapat menerima kondisi Zhang karena berpikir istrinya adalah seorang wanita malam, dan melakukan perbuatan tidak senonoh sebelum menikah dengannya.

Setelah membicarakan hal tersebut, keduanya setuju bercerai, tetapi Zhang tidak mau mengembalikan hadiah pernikahan. “Saya benar-benar salah ketika saya menato paha saya. Saat itu saya masih muda, jadi saya melakukan semau saya, tanpa memikirkan konsekuensinya,” kata Zhang.

Kini Zhang menyesali perbuatannya. “Suami saya menyimpan dendam terhadap saya, saya bisa mengerti, tetapi saya ingin menjelaskan bahwa tato itu hanya keinginan masa muda,” ujar Zhang.

Namun Zhang membantah tuduhan bahwa dirinya wanita penghibur. “Tidak ada yang salah dengan tato ini. Saya tidak melanggar undang-undang pernikahan, jadi jika saya bercerai, saya tidak akan mengembalikan uang hadiah pernikahan,” tegasnya.

Keduanya terlibat cekcok terkait hadiah pernikahan. Pada akhirnya, mereka membawa permasalahan ini ke meja hijau. Keduanya ingin permasalahan ini diselesaikan dengan hukum untuk melindungi hak dan kepentingan mereka.(ilj/bbs)