oleh

Stop Ulangi Aturan Makan yang Keliru

Ilustrasi/bbs
Ilustrasi/bbs

Kabar6-Meskipun saat ini sudah banyak orang yang menjalankan pola hidup sehat, tidak sedikit juga yang masih menerapkan aturan makan keliru. Akibatnya, tubuh tidak bisa menyerap nutrisi makanan secara maksimal.

Agar tidak terjadi lagi, apa saja aturan makan yang keliru itu? Dikutip dari Tabloid Nyata, berikut uraiannya:

1. Konsumsi buah usai makan besar
Banyak orang yang mengonsumsi buah setelah mengonsumsi makanan berat. Padahal, urutan makan seperti ini justru membuat tubuh tidak mampu menyerap nutrisi dalam buah secara maksimal.

Buah-buahan yang mengandung vitamin C bisa diserap tubuh secara maksimal bila lambung dalam kondisi kosong. Disarankan agar mengonsumsi buah satu jam sebelum atau setelah makan. Dengan begitu, vitamin C dalam buah diserap tubuh secara maksimal.

2. Konsumsi sup bersama nasi
Meskipun kuah sup memudahkan tubuh mencerna makanan, mengonsumsi sup bersama nasi justru membuat tubuh ‘sibuk’ mencerna karbohidrat dari nasi terlebih dulu. Akibatnya, tubuh tidak menyerap nutrisi dalam sup secara maksimal.

Disarankan untuk mengonsumsi sup sebagai makanan pembuka, selanjutnya baru nasi dan lauk. Jangan lupa perhatikan juga jenis supnya. Sup krim mengandung tinggi kalori, sehingga perlu diimbangi dengan konsumsi sedikit nasi, dan perbanyak protein.

3. Konsumsi kopi atau teh manis
Orang sering gula pada kopi dan teh agar minuman terasa lebih ‘hidup’. Padahal diketahui, gula mengandung tinggi kalori yang dapat memicu kegemukan. Jika teh atau kopi manis diminum usai mengonsumsi makanan berat, maka nilai kalori yang dihasilkan makin meningkat, karena kalori gula ditambah kalori dari makanan berat.

Disarankan untuk menambahkan gula sedikit saja atau tidak sama sekali. Waktu mengonsumsinya tiga jam setelah atau sebelum makanan berat. Sebagai teman minum, pilih camilan rendah kalori. ** Baca juga: Jangan Remehkan Efek Merugikan Gunakan Smartphone Terlalu Lama

4. Konsumsi susu usai makan
Minum susu setelah mengonsumsi makanan berat justru membuat perut terlalu kenyang, sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman. Alhasil ketika jam makan tiba, Anda melewatkannya begitu saja, sehingga jam makan menjadi tidak teratur. Akibatnya, pengeluaran asam lambung juga tidak teratur yang memicu gangguan lambung.

Solusinya, minumlah susu di antara jam makan, atau tiga jam sebelum atau setelah konsumsi makanan berat. Untuk orang yang obesitas, susu bisa menggantikan makanan berat, karena memberikan rasa kenyang lebih lama. Namun pilihlah susu rendah lemak untuk mengurangi obesitas.

So, jangan salah lagi menerapkan aturan makan sehari-hari ya.(ilj/bbs)

Berita Terbaru