Soal Sampah, Walikota Tangsel Diminta Turun Tangan

Ilustrasi
Tumpukan sampah di Perum Permata Pamulang.(ard)

Kabar6-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) mempersilahkan warga atau aktivis lingkungan yang resah dengan tumpukan sampah di belakang Permata Pamulang, Kecamatan Setu, untuk melayangkan surat kepada Walikota Tangsel.

Rahmat Salam, Kepala BLHD Kota Tangsel menyatakan, dirinya yakin dengan adanya surat yang masuk terkait keluhan warga atau aktivis lingkungan itu, Walikota Tangsel pasti akan segera menginstruksikan kepada Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) untuk segera menindaklanjuti permasalahan itu. **Baca juga: Gunung Sampah di Permata Pamulang Bisa Gagalkan Tangsel Raih Adipura.

“Walikota Tangsel harus turun tangan untuk menginstruksikan kepada DKPP agar segera bertindak. Karena sudah berulangkali kami berkoordinasi dengan DKPP, tapi hanya dijawab nanti kalau sudah dibicarakan dengan Camat setempat,” kata Rahmat Salam kepada Kabar6.com ketika ditemui di Cilenggang, Senin (28/3/2016). **Baca juga: Diduga Ilegal, 65 Calon TKI Diamankan di Soetta.

Dihubungi terpisah, Andi Rivai, salah satu pengurus Organisasi Kepemudaan (OKP) Gugusan Alam Nalar Ekosistem Pemuda (GANESPA) mengungkapkan, pihaknya akan melakukan rapat internal untuk mengambil sikap terkait lambatnya penanganan tumpukan sampah yang menggunung. **Baca juga: Resmikan Stadion Mini, Bupati Zaki: Jangan Dipakai Buat Konser.

“Kami akan segera rapat internal dengan pengurus dan anggota OKP Ganespa terkait sikap DKPP yang lambat karena belum juga mengatasi tumpukan sampah itu,” ketus pemuda yang akrab disapa Anoy itu.(ard)