Soal Raskin Berkutu di Tangerang, Begini Kata Dirut Perum Bulog

Warga Tangerang menunjukkan raskin bau dan berkutu.(din)

Kabar6-Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog), merespon persoalan Beras Miskin (Raskin) diduga tak berkualitas dan berkutu yang di distribusikan ke warga penerima manfaat di wilayah Kabupaten Tangerang.

Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog, Djarot Kusumayakti mengatakan, pihaknya mengaku sudah menerjunkan sejumlah tim, guna mengecek sejauhmana kebenaran dari informasi tersebut.

“Maaf Pak baru respon. Saya hari ini turunkan tim tuk melakukan pengecekan atas info tersebut,” ungkap Djarot, melalui pesan WhatsApp yang dikirim ke Kabar6.com, Rabu (30/3/2016). **Baca juga: Kejari Tigaraksa Imbau Kades Selesaikan Tunggakan Raskin.

Diketahui, Raskin diduga berkutu dan bau apek yang di distribusikan Bulog tersebut, ditemukan warga di Desa Pasanggrahan,  Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang. **Baca juga: 94 Desa di Kabupaten Tangerang Tunggak Raskin.

Raskin tak layak konsumsi itu, disinyalir dijual ke warga penerima manfaat dengan harga melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah diatur pemerintah. **Baca juga: Subdivre Bulog Terjunkan Tim Cek Raskin Berkutu di Solear.

Harga jual Raskin tersebut, beriksar antara Rp2000 perliter, hingga Rp3000 perliter. Sedangkan, sesuai ketentuan, HET Raskin hanya sebesar Rp1600 perkilogram. **Baca juga: Lagi, Warga Kabupaten Tangerang Protes Raskin Berkutu.

Untuk itu, Kejaksaan Negeri (Kejari) Tigaraksa, saat ini tengah melakukan penyelidikan terhadap kasus beras bersubsidi yang dilaporkan masyarakat tersebut.(Tim K6)