oleh

Soal PSU, DPRD Bakal Panggil KPU Kota Tangerang

Kabar6-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang berencana memanggil Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang dalam waktu dekat.

Pemanggilan itu terkait dengan insiden tertukarnya surat suara di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pemilu Legislatif (Pileg) yang dihelat Rabu (9/4/2014) lalu, hingga harus dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU).

“Saat ini tengah disiapkan berita acara pemanggilan terhadap kelima komisioner KPU Kota Tangerang untuk kami mintai pertanggungjawaban atas insiden itu,” ujar Ketua DPRD Kota Tangerang, Herry Rumawatine, Senin (14/4/2014).

Herry mengklaim, insiden tertukarnya surat suara Pileg tersebut juga bisa berpotensi menimbulkan kerugian negara. Karena, kelalaian itu seharusnya tidak terjadi, bila KPU menjalankan prosedur dengan benar.

“Pelaksanaan Pileg di Kota Tangerang saya anggap jauh dari harapan. Sebab, kita ketahui bersama banyak kesalahan-kesalahan yang terjadi. Makanya, melalui Komisi I, komisioner KPU akan kami panggil,” kata Herry.

“APBD Kota Tangerang untuk KPU Kota Tangerang itu ada. Jadi, hak warga Kota Tangerang untuk mempertanyakan penggunaan anggaran itu. Kami di DPRD akan mempertanyakannya,” tegas Herry lagi.

Sementara, dalam kapasitas sebagai Wakil Ketua DPD Partai Demokrat, Herry mengaku pihaknya juga tengah mengkaji kemungkinan dilayangkannya gugatan kepada KPU Kota Tangerang, terkait penyelenggaraan Pileg yang berujung PSU.

“Gugatan ke KPU sangat beralasan, apabila hasil Pileg merugikan Partai Demokrat sebagai peserta. Untuk itu, kami minta kepada Panwaslu untuk menindaklanjuti soal kelalaian KPU Kota Tangerang,” ujarnya.

Sementara itu, anggota KPU Kota Tangerang, Banani Bahrul mengatakan, soal formulir C1 plano yang tertukar sudah disikapi. Dan, tidak ditemukan adanya masalah yang serius.

Sedangkan mengenai partisipasi pemilih, Banani mengakui adanya penurunan partisipasi pemilih pada saat dilakukannya PSU. Salah satunya di TPS 62, dari 375 pemilih saat Pileg 9 April menjadi 158 pemilih. **Baca juga: Caleg Hanura Laporkan KPPS Selapajang Jaya.

“Dari segi kuantitas memang menurun (partisipasi pemilih di PSU). Namun dari segi kualitas justru lebih baik,” kata dia.(Ges)

Berita Terbaru