oleh

Serapan Bansos di Banten Kurang Dari 30 Persen

Kabar6-Realisasi penyerapan belanja Bantuan Sosial (Bansos) Provinsi Banten pada semester I tahun 2015, kurang dari 30 persen.

Sekretaris Daerah Banten, Kurdi Matin mengatakan, dari total Rp130.250.000.000, Bansos yang dianggarkan, baru terserap sebesar Rp35.239.850.000 atau sekitar 27,1 persen dari total pagu anggaran.

Artinya, Bansos yang masih mengendap yaitu sebesar Rp95.010.150.000.

“Dari data disebutkan, dana Bansos yang terserap hanya dari program Jamsosratu, dan baru 32 persen dari total pagu anggaran Jamsosratu sebesar Rp110.250.000.000,” ujar Kurdi Matin, Jumat (24/7/2015).

Sedangkan untuk program Bansos lainnya, kata Kurdi, seperti Jaminan Sosial Lanjut Usia, Kecacatan (ODK), Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Pemenuhan Kebutuhan Dasar Anak, Kube PKH (Kelompok Usaha Bersama Penerima Program Keluarga Harapan), dan Panti Rehabilitasi, serapannya masih nol persen.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten, Nandy Mulya S mengatakan, data yang dilaporkan pada bulan Juni lalu, kiranya sebelum anggaran dicairkan.

“Pencairan Bansos tidak disesuaikan dengan priodik. Misalnya semeater I sekian rupiah, dan semester II sekian rupiah. Namun pencairannya sesuai perencanaan,” ujarnya.

Nandy mengambil contoh, untuk Bansos Jamsosratu sesuai perencanaan pencairannya per empat bulan. Begitu juga dengan Bansos lain yang dilaporkan serapannya masih nol persen. **Baca juga: Hari Ini, Puncak Arus Balik di Pelabuhan Merak.

“Untuk Jaminan Sosial Lanjut Usia pada semester pertama serapannya nol persen. Namun pada ramadan kemarin sudah dicairkan. Saat ini bantuan itu dan ODK serapannya sudah 100 persen,” ujarnya.

Sedangkan untuk Bansos Panti Rehablitiasi, pun sudah 50 persen dari total pagu Rp400 juta. Sementara untuk Bansos program RTLH dan Kube PKH, baru akan disalurkan pada Agustus hingga September nanti.

“Pencairan bansos pun perlu strategi agar masyarakat menggunakannya sesuai peruntukan, misalnya RTLH, jika diberika  sebelum lebaran, uang yamg seharuanya untuk merenopasi rumah digunakan untuk keperluan lebaran,” ujarnya.(Fir)

Berita Terbaru