oleh

Sepasang Kekasih di Australia Beli 4 Rumah Gunakan Uang Salah Transfer Senilai Rp161,6 Miliar

Kabar6-Sepasang kekasih di Australia, Thevamanogari Manivel dan Jatinder Singh, dituduh mencuri setelah membelanjakan lebih dari Rp161,5 miliar uang salah transfer dari perusahaan kripto.

Kasus ini, melansir theguardian, bermula pada Mei 2021 saat Crypto.com bermaksud mengembalikan uang Manivel sebesar US$100. Tetapi, wanita itu malah menerima US$10,47 karena kekeliruan saat pengiriman. Namun perusahaan tidak menyadari kesalahan pengiriman tersebut, sampai audit kemudian dilakukan pada Desember 2021.

“Seorang pekerja di Bulgaria, yang memproses pengembalian dana, telah memasukkan nomor yang salah ke dalam spreadsheet Excel,” demikian keterangan Michi Chan Fores, petugas kepatuhan Crypto.com kepada pengadilan.

Setelah diproses, permintaan pengembalian dana dikirim ke penyedia pembayaran di Australia, yang kemudian mentransfer uang itu ke rekening Bank Commonwealth milik Manivel. ** Baca juga: Istri Sah di Tiongkok Tuntut WIL Suaminya untuk Kembalikan Uang Sebesar Rp8 Miliar

Menurut pengadilan, akun Crypto.com yang digunakan adalah atas nama Singh, tetapi transfer mungkin telah dikirim ke akun Manivel saat dia menggunakan kartu bank untuk membeli mata uang kripto (cryptocurrency).

Singh diduga mengira dirinya menang uang setelah mendapat pemberitahuan dari aplikasi Crypto.com tentang sebuah kompetisi. Ini juga yang dikatakan kepada Manivel. Namun, Fores mengklaim tidak ada kompetisi seperti itu dan mengatakan bahwa Crypto.com tidak mengirim pemberitahuan otomatis untuk memberitahu pengguna tentang kemenangan kompetisi.

Uang itu, menurut pengadilan, diduga digunakan untuk membeli empat rumah, sedangkan US$4 juta ditransfer ke rekening bank Malaysia. Sisanya dibayar untuk hadiah, kendaraan, seni, dan furnitur.

Sebagian besar uang telah dibayarkan kembali, tetapi sekira US$3 juta masih belum terbayar. Tindakan perdata sedang dilakukan untuk membekukan properti dan mendapatkan uang kembali dari kerabat tersangka.

Manivel mengaku tidak bersalah atas tiga tuduhan, termasuk pencurian dari Commonwealth Bank, karena menarik uang dan lalai menangani hasil kejahatan. Dia ditangkap di bandara Melbourne pada Maret ketika diduga mencoba terbang pulang ke Malaysia dengan tiket sekali jalan, bersama dengan uang tunai sekira US$11 ribu, yang merupakan tuduhan lain.

Singh juga mengaku tidak bersalah atas tuduhan termasuk pencurian karena menarik uang Crypto.com dari bank. Pengacara Manivel, Jessica Willard, mengajukan permohonan agar kliennya dibebaskan dengan jaminan US$10 ribu dari saudara laki-lakinya.

Dikatakan Williard, Manivel tidak tahu ada tuntutan pidana yang diajukan terhadapnya, ketika dia mencoba terbang pulang untuk melihat mantan suami dan anak-anaknya. Manivel telah ditahan sejak penangkapannya lebih dari enam bulan lalu dan menghadapi satu tahun lagi di balik jeruji besi sebelum persidangan dimulai.

Hakim Peter Reardon memberikan jaminan kepada Manivel dengan persyaratan yang ketat, termasuk bahwa wanita itu menyerahkan paspornya dan tidak dapat boleh menggunakan keberangkatan mana pun.

Manivel dan Singh akan menghadapi sidang arahan di pengadilan daerah pada 8 November mendatang.(ilj/bbs)

Print Friendly, PDF & Email