oleh

Sensasi Unik, Makan di Bar Gomi Pit Tokyo Sambil Melihat Tempat Pembuangan Sampah

Kabar6-Seorang pengusaha asal Jepang menggunakan cara unik dan tidak biasa untuk mengajak masyarakat peduli pada lingkungan. Bukan dengan kampanye di ruang publik, melainkan membangun sebuah bar tepat di samping tempat pembuangan sampah.

Hal ini disebut terbukti ampuh untuk membangkitkan kesadaran para pelanggan yang datang ke tempat tersebut. Gomi Pit, melansir SCMP, adalah sebuah bar yang terletak di Tokyo, Jepang, didesain dengan sangat unik. Bar ini buka persis di sebelah tempat pembakaran sampah. Bar dan tempat pembakaran tersebut hanya dibatasi oleh kaca bening, sehingga para pelanggan bisa melihat langsung betapa banyaknya sampah yang dihasilkan oleh manusia.

Bar yang dibangun tepat di samping Musashino Clean Center tersebut diharapkan mampu membuat pelanggan sadar akan banyaknya sampah yang mereka hasilkan dari kegiatan sehari-hari dan kemudian mengubah perilakunya.

Konsep Bar Gomi Pit adalah pelanggan menikmati makanan dan minuman yang disajikan sembari menyaksikan langsung gundukan sampah yang diaduk-aduk, diangkut, kemudian dibakar.

Berbagai sampah bisa mereka lihat di tempat tersebut. Mulai dari sampah rumah tangga, pakaian bekas, dan tidak ketinggalan sampah plastik dengan beragam ukuran. ** Baca juga: Sembilan Hari Setelah Dinyatakan Meninggal Dunia, Seorang Lansia Mendadak Muncul di Panti Jompo

Sebenarnya, masyarakat Jepang sudah dibiasakan untuk memilah sampah sebelum membuangnya. Selain itu, mereka pun rutin membayar uang untuk setiap kantung sampah yang diangkut oleh petugas. Namun, hal ini dianggap belum efektif, sehingga ide untuk membuka bar di samping tempat sampah pun tercetus.

Pendiri bar mengharapkan akan ada efek psikologis kepada para pelanggan setelah mereka melihat tumpukan sampah yang sangat banyak. Sayangnya, bar Gomi Pit ini hanya dibuka untuk sementara waktu.

Namun, Musashino Clean Center bisa dikunjungi setiap hari. Pengunjung dari luar Jepang pun tidak perlu khawatir karena Musashino Clean Center dilengkapi dengan informasi yang ditulis dalam bahasa Inggris. (ilj/bbs)