oleh

Sekda Tolak Pakta Integritas, Warga Pagelaran Pertanyakan Keseriusan Pemkab Pandeglang

Kabar6 – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pandeglang Pery Hasanuddin menolak menandatangani Pakta Integritas yang dibuat masyarakat Pagelaran terkait pembangunan Jalan Bama-Pegelaran.

Pakta Integritas disodorkan masyarakat saat melakukan denger pendapat bersama Ketua DPRD dan sejumlah anggota DPRD daerah pemilihan (Dapil) V.

Pery beralasan menolak Pakta Integritas itu lantaran pembangunan di daerah harus melalui mekanisme yang telah diatur Pemerintah.

“Proses pembangunan itu kan ada mekanisme, pertsma melaui Musrenbang. Bicara jalan itu, itu tidak tertuang dalam Musrenbang. Sampaikan mekanisamenya. Karena saat ini sisi perencanaan harus melalui aplikasi tersendiri,” kata Pery, Kamis (19/8/2021).

Pery membeberkan, berdasarkan data yang ada di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), tahun ini jalan Bama-Pagelaran tidak dianggarkan. Untuk itu warga diminta untuk mengawal di tahun depan.

“Kalau saya melihat dalam dikumen dari Bappeda, lokasi itu tidak masuk tahun ini. Maka tahun depan silakan mereka mengawal, silakan mereka rumuskan. Mengingat setiap pembangunan tidak bisa ujug-ujug bisa dilakukan,”ujarnya.

Pery membatah terkait pembangunan di masa kepemimpinannya Irna-Tanto. Menurutnya Irna-Tanto sangat fokus terhadap pembangunan.

“Kalau dikatakan janji politik, selama kepemimpinan Bupati ada pembangunan. Tapi kalau ada yang belum puas, ya mungkin nanti akan dibangun,”jelasnya.

Menanggapi hal itu, Perwakilan masyarakat Pagelaran Iding Gunadi Pakta integritas itu sebagai langkah keseriusan pemerintah daerah untuk merealisasikan pembangunan Jalan Bama-Pegelaran yang telah dijanjikan Pemerintah.

“Itu kan padahal sebagai tolak ukur keseriusan Pemda. Mengapa kami buat Pakra Integtitas? Karena itu kan usulan warga agar apa yang telah dijanjikan, bisa terealisasi dan itu benar-benar sebuah bentuk keseriusan dalam merealisasikan pembangunan infrasrtuktur di Pagelaran,”tegasnya.

**Baca juga: Warga Tagih Janji Politik Bupati Pandeglang dan DPRD Jalan Bama-Pagelaran

Namun warga mempertanyakan dengan sikap Sekda yang menolak menandatangani Pakta Integritas. Menurutnya, hal itu menandakan ketidakpastian Pemkab Pandeglang dalam merealisasikan pembangunan dan akan menimbang gejolak di masyarakat.

“Tetapi dengan Sekda menolak tanda tangan, ini akan menjadi pertanyaan kembali terhadap masyarakat, dan mencuat lagi gejolak dan menimbulkan tensi panas lagi di masyarakat karena menilai pemkab tidak serius,”tegasnya.(aep)

Berita Terbaru