oleh

Sejumlah Mitos Dan Fakta COVID-19 yang Beredar di Media Sosial

Kabar6-Banyak orang berusaha mencari informasi tentang segala hal yang berkaitan dengan COVID-19. Alhasil, saking banyaknya informasi yang tersebar, banyak yang kesulitan membedakan antara informasi asli dan hoaks.

COVID-19 telah dinyatakan sebagai kondisi darurat kesehatan internasional oleh The World Health Organization (WHO) sejak 11 Maret lalu. Melansir Popbela, berikut sejumlah mitos dan fakta tentang COVID-19 yang telah beredar di media sosial:

1. Hanya orang tua yang bisa terpapar COVID-19
Pernyataan ini kurang tepat. Pasalnya, COVID-19 sama dengan virus lainnya yang dapat menyerang siapa pun di berbagai usia.

Namun, bagi orang tua yang sudah memiliki riwayat penyakit seperti diabetes, kondisinya akan cenderung lebih parah dari orang yang tidak memiliki riwayat penyakit sebelumnya.

2. COVID-19 sama dengan sakit flu
Gejala awal COVID-19 memang mirip dengan sakit flu, yaitu seperti demam dan batuk. Namun, COVID-19 biasanya akan menyeran sistem pernapasan yang menyebabkan sesak napas.

3. Positif COVID-19 dipastikan meninggal dunia
Pertanyaan ini sudah pasti tidakk benar. Dampak fatal seperti kematian hanya terjadi pada sedikit orang bahkan tidak sampai 10 persen.

Melansir dari Medical News Today, menurut hasil laporan dari The Chinese Center, 80,1 persen kasus COVID-19 berstatus ringan. Gejala ringan tersebut adalah seperti demam, batuk, sakit tenggorokan, kelelahan, dan sesak napas.

4. Hewan dapat menularkan COVID-19
Ada beberapa kasus yang menganggap jika kucing dan anjing dapat tertular dan menularkan COVID-19. Tetapi salah satu kasus di Hong Kong, ada seseorang yang positif COVID-19, namun anjing peliharaannya sudah dilakukan pengecekan dan tidak menunjukkan gejala apa pun.

Hingga saat ini, para ilmuwan masih mendeteksi relevansinya dengan wabah manusia yang harfiahnya penularan terjadi antara manusia.

5. Virus akan menular dalam 10 menit
Jawaban yang benar adalah, terkena virus bisa dengan waktu kurang atau lebih dari 10 menit. Namun, semakin lama Anda bersama orang yang positif COVID-19, maka akan semakin besar kemungkinan akan terpapar. ** Baca juga: Ini yang Harus Anda Lakukan Apabila Telanjur Mudik

Jadi, cross check lagi kebenaran tentang COVID-19 dengan bertanya pada dokter atau ahli yang berkompeten.(ilj/bbs)

Berita Terbaru