oleh

Sebelum Tewas, Ratu Pamit ke RS Sari Asih

Kabar6-Ratu Heriani (40), staf di kantor Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor yang ditemukan tewas dalam mobil di pinggir Jalan Raya Serang, KM 23,5, Desa Balaraja, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, pada Rabu (26/3/2014), diduga usai membesuk temannya yang sakit di RS Sari Asih Tangerang.

“Kemarin (Selasa 25 Maret) sore dia sempat pamit ke saya. Katanya mau besuk temannya, Bu Retno, yang sakit dan dirawat di RS Sari Asih,” ujar Sekretaris Kecamatan Parung Panjang, Icang Aliudi, dilokasi temuan mayat.

Icang menduga, sejak pamit hendak membesuk teman ke rumah sakit, Ratu Heriana belum kembali lagi ke rumahnya di Kampung Ciparai, Desa Parung Panjang, Kecamatan, Kabupaten Bogor.

“Lah buktinya dia masih pakai seragam. Bisa jadi dia belum pulang ke rumah,” ujar Icang.

Satu hal yang membingungkan sekaligus memicu kecurigaan Icang adalah, bahwa saat ditemukan kunci mobil sudah tidak ada. “Kemana itu kunci mobilnya,” ujarnya.

Menurut Icang, di kantor Ratu Heriani adalah staf yang baik dan rajin bekerja. “Suaminya pensiunan pegawai PJKA (Perusahaan Jawatan Kereta Api),” ujarnya.

Diketahui sebelumnya, mayat PNS hamil tua yang belakangan dikenali sebagai Ratu Heriani dalam mobil Daihatsu Terios F 1589 JM, terbongkar dari kecurigaan warga, karena mobil diparkir dilokasi sejak Selasa (25/3/2014) malam.

Saat ditemukan, mayat Ratu Heriani dalam posisi tertelentang di jok tengah bagian bawah. Mirisnya, baju yang dikenakan nyaris terbuka semua. Sedangkan sebuah kain selendang terlihat melilit dilehernya. **Baca juga: Heboh..! PNS Hamil Tewas Dalam Mobil Terios.

Temuan mayat PNS hamil itupun langsung menghebohkan warga sekitar. Bahkan, warga tampak bergerombol dilokasi guna menyaksikan temuan mayat tersebut. Sedangkan pada saku celana korban ditemukan sebuah kartu nama bertuliskan Ratu Heriani. **Baca juga: Mayat PNS Hamil Staf Kecamatan Parung Panjang.

Hingga kini, belum diketahui pasti apa penyebab kematian Ratu Heriani. Polisi masih terus melakukan penyelidikan, dengan memintai keterangan sejumlah saksi.(agm)

 

Berita Terbaru