oleh

Sambil Mengemudi 115 Km per Jam di Jalan Tol, Pria Australia Ini Berkelahi dengan Ular

Kabar6-Seorang pria dari Gladstone, Queensland, Australia, yang diidentifikasi sebagai Jimmy (27), tengah mengendarai mobil dengan kecepatan 115 km per jam di jalan tol Calliope di Queensland, ketika tak lama kemudian ia melihat seekor ular cokelat.

Hewan melata itu, melansir abc, tampanya tengah ‘marah’ dan merayap melalui tongkat persneling ke arah kaki Jimmy. “Saya baru saja mulai mengerem. Dan semakin saya menggerakkan kaki saya…ular itu baru mulai melilit saya. Kepalanya baru saja mulai menabrak kursi (kursi pengemudi), di antara kaki saya,” jelas Jimmy.

Pria itu mengaku menggunakan sabuk pengaman dan pisau untuk melawan reptil berbisa tadi ketika mencoba menghentikan kendaraan. Diketahui, ular cokelat timur memiliki racun yang kuat, dapat menyebabkan kelumpuhan progresif dan perdarahan yang tidak terkendali.

Dan ular jenis itu bertanggung jawab atas lebih banyak kematian akibat gigitan ular dari spesies lain di Australia. Namun, gigitan awal mereka seringkali tidak menyakitkan.

Jimmy yang takut digigit lantas memutuskan untuk membunuh ular itu dan bergegas ke rumah sakit terdekat. Saat itulah polisi setempat melihat kendaraannya melaju sekira 115 km per jam sebelum menepi.

“Seekor ular cokelat ada di belakang mobil saya, saya pikir ular itu telah menggigit saya, ia ada di dalam mobil bersama saya,” terang Jimmy kepada petugas polisi. ** Baca juga: Seorang Profesor di Brasil Dipecat Karena Sarankan Korban Perkosaan Santai dan ‘Menikmati’

Petugas lalu lintas lalu menemukan ular di belakang jok dan memanggil paramedis untuk menentukan Jimmy tidak digigit tetapi dia mengalami shock. “Itu sangat menakutkan,” ujar Jimmy. “Saya tidak pernah begitu bahagia melihat lampu merah dan biru.”

Meskipun polisi mengatakan ular itu salah satu yang paling mematikan di dunia, mereka mencatat ular itu dilindungi di bawah Undang-Undang Konservasi Alam 1992 dan memperingatkan orang-orang untuk tidak mencoba menangkap atau membunuh satwa liar di Queensland.(ilj/bbs)

Berita Terbaru