oleh

Saking Asyiknya Main PUBG, Pemuda India Ini Salah Ambil Minuman dan Tenggak Detergen

Kabar6-PlayerUnknown’s Battlegrounds (sering disingkat PUBG) adalah sebuah permainan dengan genre battle royale, yang para pemainnya bisa bermain dengan 100 orang sekaligus secara daring. Pemain juga bisa bermain solo, tim dua orang, dan tim empat orang, serta bisa mengundang teman untuk bergabung ke permainan sebagai tim.

Meskipun menyenangkan, permainan ini di satu sisi membuat banyak orang kecanduan hingga lupa waktu karena terlalu asyik. Hal itu juga yang terjadi pada seorang pemuda di India bernama Saurabh Yadav (20).

Gara-gara asyik bermain PUBG di dalam kereta, melansir timesofindia, Yadav salah mengambil meminum dan malah menenggak detergen. Saat itu Yadav tengah bepergian dengan temannya, Santosh Sharma, dengan naik kereta ekspres dari Madhya Pradesh ke Agra. Untuk mengusir rasa jenuh dalam perjalanan yang memakan waktu selama 11 jam itu, Yadav pun mengisi waktu dengan bermain game online PUBG.

Setelah lama bermain PUBG, Yadav pun merasa haus. Sambil terus bermain PUBG, Yadav lalu meraih botol yang berada di tas temannya tanpa melihat botol yang diambil. Hal ini karena mata Yadav masih fokus di layar HP. Selanjutnya, ia pun menenggak cairan dalam botol yang disangkanya adalah air minum.

Nahas, cairan yang diminum ternyata adalah detergen. Tak lama, Yadav mulai merasakan tubuhnya semakin panas dengan sensasi terbakar. Sharma, si pemilik detergen juga tak menyangka jika Yadav salah menenggak detergen.

Tak membuang waktu, Sharma langsung memanggil petugas kereta untuk meminta bantuan. Namun kereta ekspres itu hanya berhenti di tempat tujuan sehingga Yadav tak bisa diberi pertolongan lebih lanjut, dan akhirnya meregang nyawa dalam kereta.

Sharma sendiri saat ditanya petugas menjelaskan bahwa dia membawa detergen saat bepergian karena memang mengoleksi perhiasan perak, sehingga membutuhkan cairan itu untuk mencuci perhiasannya secara teratur. ** Baca juga: ‘Rindu’ Nonton TV Kabel Gratis di Penjara, Mantan Narapidana di Prancis Berulah Lagi Agar Ditangkap

Tragis.(ilj/bbs)

Berita Terbaru