Rutin Sarapan Tapi Tetap Langsing, Begini Triknya

Ilustrasi/bbs

Kabar6-Sebagian orang memilih tidak sarapan karena takut berat badan menjadi bertambah. Padahal, mengisi perut pada pagi hari sangat disarankan untuk energi saat melakukan aktivitas sepanjang hari.

Disarankan untuk memilih menu sarapan yang kaya protein seperti telur, daging tanpa lemak, pengganti daging (protein nabati), kacang polong, kacang-kacangan dan produk susu.

Makanan lain yang juga merupakan sumber nutrisi yantara lain vitamin A, D dan B, dan mineral seperti kalsium, potasium, seng, besi, kolin dan asam linoleat. Dikutip dari Aura, kacang memberikan asam lemak tak jenuh tunggal, asam lemak tak jenuh ganda, serat makanan, vitamin E dan K, folat, magnesium, tembaga, selenium dan potassium.

Jarang mengonsumsi salah satu kelompok makanan tersebut selama sarapan membuat Anda sulit untuk memenuhi nutrisi dan makanan setiap hari yang sesuai rekomendasi. Sarapan yang dibutuhkan adalah untuk mencapai 10- 0 persen dari Nilai Referensi Harian untuk vitamin, mineral dan serat.

Ketika Anda melewatkan sarapan, maka akan mengalami kualitas makan yang lebih buruk, peningkatan faktor adipositas sentral dan faktor risiko kardio-metabolik. ** Baca juga: Tidak Disarankan Konsumsi Kuning Telur Secara Berlebihan

Asupan sarapan dapat berpotensi mendukung respons metabolik dan hormonal individu sehingga menyebabkan penurunan asupan kilojoule total selama sisa hari itu. Artinya, Anda lebih bisa tetap langsing dan sehat jika Anda tidak melewatkan sarapan.(ilj/bbs)