oleh

Rumah Tangga Kandas Gara-gara Istri Hapus Game Online Suami

Kabar6-Tidak sedikit orang yang mengisi waktu senggang mereka dengan bermain game. Tidak hanya sekadar hiburan, bermain game bermanfaat bagi otak dan mental, termasuk melatih seseorang mengambil keputusan penting dalam situasi yang genting.

Namun apa jadinya apabila seseorang kecanduan game hingga lupa waktu, bahkan mengabaikan pasangannya? Seorang pria di Malaysia yang tidak disebutkan namanya, tega menceraikan istri yang berasal dari Tiongkok hanya gara-gara game.

Bagaimana kisahnya? Melansir Worldofbuzz, awalnya sang istri tidak mempermasalahkan hobi suaminya yang kecanduan memainkan game online ‘King of Glory’, selama masih tetap memprioritaskan keluarga. Bahkan, keduanya sering main bareng.

Hingga suatu hari, pria tersebut protes dengan gaya bermain game sang istri yang dinilai tidak jago. Akhirnya, pria itu pun bermain bersama teman-temannya di luar hingga dini hari.

“Tidak ada masalah, apa yang saya lakukan atau katakan. Dia tidak akan mendengarkan dan mengabaikan saya juga sang anak karena keranjingan main gim,” kata wanita itu.

Namun semakin lama, wanita tersebut tidak tahan dengan ulah suaminya yang lebih mementingkan urusan game ketimbang keluarga.

Ia pun memutuskan untuk me-restart akun suaminya. Hal itu berarti, ia menjual semua pencapaian yang didapat oleh sang suami dalam game tersebut, sehingga saat digunakan kembali sama seperti memakai karakter baru.

Mengetahui ulah istrinya, pria itu pun naik darah, dan tanpa berpikir panjang langsung menjatuhkan talak. Ia mengusir sang istri dari rumah dan mengajukan gugatan perceraian. ** Baca juga: Berkat Teknologi Pengenal Wajah, Bocah yang Diculik 32 Tahun Lalu Berhasil Ditemukan

Sementara sang istri tidak mempermasalahkan perceraian, selama dia mendapatkan hak asuh atas putrinya. “Saya tidak memiliki harapan bahwa dia akan mengubah perilakunya lagi. Saya datang jauh-jauh dari Tiongkok untuk menikah dengannya, tapi dia tidak menghargai saya dan putri kami,” ujar wanita tadi.

Diketahui, keduanya bertemu enam tahun yang lalu saat pria tersebut mengunjungi Tiongkok. Mereka lalu memutuskan untuk menikah dan membina keluarga. Namun dua tahun terakhir ini, rumah tangga mereka mulai goyah gara-gara game.

Ternyata game bisa jadi ‘pelakor’ di antara mereka.(ilj/bbs)

Berita Terbaru