oleh

Rp 2,5 Miliar Untuk Pendamping Replikasi BLSM Tangsel

Kabar6-Lembaga eksekutif dan legislatif telah siap mengalokasikan dana pendamping sebesar Rp 2,5 miliar melalui APBD-Perubahan 2013.

Alokasi ini diperuntukan bagi warga miskin jika belum memperoleh dana tunai Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) dari program yang digulirkan oleh pemerintah pusat.

“Berdasarkan hasil koordinasi kami dengan beberapa dinas yang berkaitan dengan pembagian BLSM, ditemukan banyak warga di Kota Tangsel yang harus dibantu dengan BLSM namun belum tercover,” kata Ketua Komisi II Bidang Ekonomi dan Kesra DPRD Kota Tangsel, Siti Chadijah, Minggu (18/8/2013).

Menurut Chadijah, penggelontoran APBD ini untuk dana pendampingan atau disebut replikasi BLSM. Kebijakan tersebut mengacu pada surat edaran dari pemerintah pusat yang memperbolehkan pemerintah daerah menggunakan dana APBD untuk memberikan BLSM.

Tentunya diberikan apabila masih ada warga yang tidak terdaftar dalam pemberian BLSM oleh pemerintah pusat. “Jadi kami di DPRD dan pemerintah daerah sepakat, menggelontorkan dana talangan,” terang Chadijah.

Rencananya, para warga miskin yang tidak terdaftar dalam penerima BLSM menggunakan dana APBN, akan menerima replikasi BLSM dari APBD Kota Tangsel, paling lambat Desember 2013.

Besaran dana yang akan diterima juga serupa dengan yang digelontorkan oleh pemerintah pusat. Masing-masing Rp 600 ribu untuk satu rumah tangga sasaran.

Hanya saja bedanya, BLSM dari pemerintah pusat digelontorkan dengan sisten dua kali termin, masing-masing Rp300 ribu. Sedangkan replikasi BLSM dari pemerintah daerah akan diberikan langsung sebesar Rp 600 ribu.

Mengenai jumlah warga miskin di Kota Tangsel yang layak tapi belum menerima dana replikasi BLSM.

Chadijah mengaku belum diketahui secara pasti karena Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangsel dan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Tangsel masih terus menghitung jumlah warga miskin yang tidak mendapat BLSM dari pemerintah pusat.

“Kalau penerima BLSM dari pemerintah pusat di Kota Tangsel berjumlah 1.667 KK. Saat ini masih kami hitung warga yang belum tercover. Terpenting dananya sudah kami siapkan di APBD Perubahan,” ujarnya.(yud)

Berita Terbaru