Ricuh, Warga Kelapa Dua Pertahankan Lahan Kementrian Kehutanan

Petugas polisi tampak mengawal jalannya aksi demo yang dilakukan massa GMP2LB di gedung KPK.(din)
Demo warga di Kecamatan Kelapa Dua, Tangerang.(bad)

Kabar6-Demo ratusan warga Kampung Bencongan, Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, berujung ricuh.

Sedianya, aksi unjuk rasa warga tersebut  demi mempertahankan lahan garapan seluas 14 hektare yang kini digarap warga.

Sedianya, lahan tersebut merpakan lahan garapan milik Kementrian Kehutanan yang diperuntukkan mes karyawan Kementrian Kehutanan.

Aksi demo sempat diwarnai kericuhan, lantaran polisi melarang warga bertindak anarkis. Hingga memicu emosi warga dan terjadilah kericuhan. Warga bahkan sempat terlibat kejar-kejaran dengan polisi.

Tak hanya itu, warga juga sempat memblokade akses jalan ke perkampungan, agar petugas tidak memasuki kewilayah tersebut.

Unjuk rasa itu juga dikawal aparat gabungan dari Polres Kota Tangerang yang melibatkan Polsek Pagedangan, Kelapa Dua dan Curug. Selain itu, polisi juga masih dibantu kekuatan TNI dan Satpol PP Kabupaten Tangerang. **Baca juga: Ayah dan Anak Tewas Terlindas Truk Semen di Tangerang.

“Kami masih mempertahankan lahan garapan ini lantaran lahan terbut milik Negara,” kata Umar Hasan, salah seorang pengacara warga kepada kabar6.com Selasa (22/3/2016). **Baca juga: Pilgub Banten 2017, Aa “Merapat” ke Nasdem.

Umar mengaku, lahan Kementrian Kehutanan selama warga menggarap ada 40 tahunan. Karena penggarap sudah menerima kuasa penggarap surat dari Kementrian. “Saya masih pegang surat kuasa dari warga untuk beberkan surat penggarapan,” tuturnya. **Baca juga: Sweeping Taksi, Gojek dan Ojek “Ribut” di Serpong.

Warga menolak pengukuran dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Tangerang. Meski Badan tanah memiliki surat pengukuran tersebut. “Massa mau ngukur tanah enggak bilang dulu ke kami,” terangnya.(bad)