oleh

Ribuan Peserta BPJS PBI di Cilegon Bayar Ganda

Peserta BPJS ganda di Cilegon.(sus)
Peserta BPJS ganda di Cilegon.(sus)

Kabar6-Kepala kantor layanan operasional Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Kota Cilegon merilis hasil audit peserta BPJS yang dibiayai pemerintah baik pusat maupun kota.

Dari hasil audit yang dilakukan, pihaknya menemukan terdapat sebanyak 3.051 peserta BPJS masuk daftar Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dibayarkan secara ganda.

Peserta BPJS yang masuk dalam daftar penerima bantuan iuran dari pemerintah pusat dan daerah tersebut merupakan peserta yang awalnya tercatat sebagai peserta program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesmas) yang didaftarkan tanpa Nomor Induk Kepegawaian (NIK) dan Jamkesda yang didaftarkan dengan menggunakan NIK.

Sehingga terdapat kegandaan akibat adanya kesamaam nama peserta Jamkesmas yang masuk dalam pembiayaan Jamkesda.

Kepala Kantor layanan operasional BPJS Kota Cilegon, Aang Muchammad Muchyi mengatakan kegandaan peserta PBI diduga terjadi sejak awal berdirinya BPJS 2014 lalu.

Namun baru diketahui per Februari kemarin. Sehingga pihaknya mengaku akan menghentikan pembayaran terhadap 3.051 dari 14.000 peserta BPJS PBI yang diketahui ganda.

“Ya ini kita ketahui dari hasil audit dan verifikasi yang dilakukan di internal kami. Ada sekira 3.000 lebih peserta ganda pada program jaminan yang dibayarkan pemerintah pusat dan daerah. Makanya di akhir Maret nanti kita juga akan kembalikan uang yang selama ini sudah dibayarkan sebesar Rp1,9 M,” kata Aang, Senin (20/03/17).

Sementara itu, guna mengatasi persoalan itu pihaknya juga terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait seperti Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Kota Cilegon. ** Baca juga: Balita Hedrosepalus Butuh Bantuan

“Kami juga sudah berkoordinasi untuk mencarikan pengganti dari 3.000 peserta yang diketahui ganda. Informasinya akan diambilkan dari peserta BPJS mandiri yang masih menunggak. Tapi ketentuannya sedang diverifikasi di dinas setempat,” tutupnya.(sus)

Berita Terbaru