oleh

Realisasi Investasi di Lebak Kembali Lampaui Target

Kabar6-Kerja Dinas Penanaman Modal (DPM) Kabupaten Lebak dalam menarik investor agar mau berinvestasi kembali menunjukkan hasil. Realisasi investasi kembali melampaui target.

Kepala DPM Lebak Yosep Mohamad Holis mengatakan, realisasi investasi pada tahun 2021 mencapai Rp1.859.540.744.049 dari target Rp1.144.000.000.000.

“Alhamdulillah melampaui target Renstra dan RPJMD. Dibandingkan dengan target yang ditetapkan mencapai 162,55 persen,” kata Yosep kepada Kabar6.com, Rabu (19/1/2022).

Nilai investasi berdasarkan laporan kegiatan penanaman modal (LKPM) yang dilaporkan secara online dan periodik dari penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN).

DPM Lebak kini masih menunggu rilis Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) terkait LKPM perusahaan. Kata Yosep, pihaknya lalu akan menginventarisir mana saja perusahaan yang tidak melaporkan LKPM.

“Karena LKPM jadi kewajiban perusahan atau pelaku usaha untuk disampaikan yang diatur dalam Undang-undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal,” terang Yosep.

**Baca juga: Anak 6-11 Tahun di Lebak Mulai Divaksin Covid-19

Perusahaan yang tidak menyampaikan LKPM maka siap-siap mendapat sanksi administratif sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Sanksinya mulai dari peringatan tertulis, penghentian sementara sampai sanksi berat berupa pencabutan izin berusaha. Nanti kami inventarisir nih setelah ada rilis dari BKPM,” katanya.(Nda)

Berita Terbaru