oleh

Rawan Konflik, Ratusan Petugas Kawal Pleno Terbuka

Kabar6-Ratusan personel aparat keamanan gabungan dikerahkan untuk mengamankan kelancaran rapat pleno terbuka di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Proses rekapitulasi hasil penghitungan suara pemilihan legislatif ini rawan terjadi gesekan.

Kepala Polsek Metro Serpong, Komisaris (Pol) M Iqbal, mengatakan, jumlah aparat Korps Bhayangkara yang dikerahkan tidak sedikit. Jumlah itu terdiri dari gabungan unsure Polsek, Polres Metro Jakarta Selatan dan Polresta Tangerang Kabupaten.

“Gabungan dengan Brimob Polda (Metro Jaya) ada 90 personel, 300 dari Polsek dan Polres,” kata Iqbal kepada wartawan di Serpong, Sabtu (19/4/2014).

Ketika ditanya apakah ada indikasi bakal terjadi konflik. Perwira menengah lulusan Akademi Kepolisian Tahun 2001 itu berharap tak demikian.

Sistem pengamanan, menurut Iqbal, dibagi menjadi dua ring yakni di area bagian luar dan dalam. Ia mengaku tak akan segan menindak oknum pelaku anarkis.

“Ya pasti kita amanin lah. Kita akan mengawal ini sampai selesai, karena ini kan tanggung jawab Polri,” tegasnya.

Ditempat sama, Kepala Satpol Pamong Praja Kota Tangsel, Azhar Syam’un Rachmansyah, menyatakan hal senada. Rincian kekuatan personel yang dikerahkan 1 pleton atau 30 orang Detasemen Huru-hara. Satu regu atau 30 orang Provost dan tiga regu anggota terdiri dari 30 orang. **Baca juga: 70 Persen DPRD Tangsel Wajah Baru.

“Ia karena kami berada di ring 2. Total ada 90 orang, demikian,” terangnya kepada kabar6,com. Pada kesempatan itu jumlah aparat TNI juga tampak terlihat meski tak mengenakan seragam.(yud)

Berita Terbaru