oleh

Ratusan Rumah di Salembaran Jati Terendam Rob

Kabar6-Ratusan rumah di Kampung Salembaran Jati, Desa Rawa Lumpang, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang terendam air. Banjir disebabkan air rob akibat air laut meluap yang tak kunjung surut.

Salah seorang warga, Budi mengatakan, dalam sepekan terakir ini masyarakat terkena banjir akibat resapan air minim.

“Dan selain itu juga banjir tersebut diakibatkan banyaknya pembangunan semakin maju dan pesat membuat daerah yang resapan airnya beralih fungsi menjadi bangunan dan gedung,” terangnya.

Budi Usman, yang sebagai aktivis Tangerang Utara menanggapi hal itu, sama halnya yang dikatakan warga, banjir air rob yang tak kunjung surut tersebut disebabkan minimnya resapan air dan semakin maju dan pesatnya daerah lantaran adanya peralihan fungsi.

“Seperti yang terjadi di daerah tersebut, yang sebelum adanya pembangunan lokasi itu berupa sawah dan empang yang berfungsi menjadi resapan air dikala
hujan turun,” ujar Budi Usman kepada kabar6.com, Kamis (31/1/2019).

“Dan tidak akan terjadi banjir karena lahan tersebut juga akan menjadi aliran alternatif saat turun hujan maupun air laut meluap ke perkampungan,” jelasnya.

Disisi lain, lanjut Budi Usman, dalam empat bulan terakir juga terlihat dan terdengar raungan alat berat pengeruk tanah telah menggantikan kicauan burung-burung yang dapat menghiasi dalam kehidupan kesehariannya.

Lantaran itu, jelas Budi Usman, Warga pun cemas banjir bakal menggenangi rumah mereka saat musim hujan tiba. Pasalnya, kini tak ada lagi tempat untuk menampung air hujan.**Baca juga: Tiga Guru di Tangsel Difasilitasi Belajar ke Thailand dan Cina.

Ironisnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang yang selalu punya jargon RJPMD ketahanan pangan dan Tangerang gemilang terlihat diam tak bisa berbuat banyak karena para pengembang sudah di duga mengantongi rangkaian regulasi izin.(bam)

Berita Terbaru