oleh

Puluhan Ton Besi Sitaan Reklame Tangsel Dilelang

Kabar6-Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan segera melelang limbah besi sitaan papan reklame hasil razia dinas terkait.

Hasil pelelangan tersebut pun akan dimasukkan ke dalam kekayaan negara hasil sitaan.

“Besi-besi potongan, atau limbah besi sitaan papan reklame yang kami razia akan kami segera lelang. Saat ini kami menunggu jadwal pelelangan dari KPKNL (Kantor Pengelola Kekayaan Negara dan Lelang),” kata Uus Kusnadi, Kepala DPPKAD Kota Tangsel, Selasa (16/10/2012).

Menurutnya, barang sitaan yang dikuasai negara tersebut bisa dilelang dan hasil pelelangannya bisa dimasukkan kedalam kas negara, sebagai bagian dari aset daerah yang diperoleh dari pendapatan lainnya.

“Sejauh ini, kami sudah mendapatkan putusan pengadilan untuk melelang limbah reklame tersebut. Tinggal tunggu jadwal pelelangannya saja,” kata Uus.

Masih kata Uus, limbah besi reklame yang akan dilelang tersebut, merupakan hasil sitaan dari razia yang dilakukan Satpol PP dan Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T) selama setahun terakhir. Total, untuk seluruh limbah besi sitaan tersebut seberat 52 ton.

“Untuk nilainya kami belum bisa memastikan, sebab hitungan nilainya ada di KPKNL. Dan kami belum dapat dari mereka,” tandasnya.

Terpisah, Kepala Bagian Aset pada DPPKAD Kota Tangsel Haris J Perwira mengatakan, terkait dengan pengelolaan sejumlah aset, pihaknya tengah mendata ulang beberapa potensi penambahan aset dan aset yang akan dihapuskan.

“Kami juga telah menghapus sejumlah aset dalam bentuk bangunan sekolah yang dalam masa pemugaran,” jelasnya.

Penghapusan aset 13 sekolah, lanjut Haris, disebabkan aset tersebut dihancurkan total dan akan dibangunkan gedung baru.

“Jika aset dihancurkan, maka sementara dihapus terlebih dululu catatan asetnya, dan akan diperbaharui setelah selesai pembangunannya, sebagai aset baru, dengan nilai aset yang juga membesar. Saat ini ada 13 sekolah yang sudah dihapus asetnya karena dipugar,” ucapnya.

Kaitan dengan penambahan dan penghapusan aset, pihaknya terus mendata dan melakukan perbaikan. Dimana, bagian aset itu ada yang berbentuk aset tetap, aset bergerak, dan aset yang diperoleh dari pendapatan lainnya.

“Termasuk aset yang didapat dari hasil pelelangan barang sitaan negara itu juga jadi aset dan kekayaan daerah, dari pendapatan lainnya. Ada beberapa aset yang memang sedang dalam tahap pelelangan, seperti salah satunya limbah besi reklame sitaan yang akan dilelang akhir bulan ini,” pungkasnya.(Iqmar)

Berita Terbaru