oleh

Populasi Melebihi Manusia, 5 Pulau yang Dikuasai Hewan

Kabar6-Jika biasanya sebuah pulau dihuni manusia dengan populasi yang lebih banyak dari makhluk hidup lainnya, beberapa pulau di belahan dunia ini justru ‘dikuasai’ oleh hewan-hewan tertentu.

Kondisi itu membuat manusia tidak bisa tinggal di sana, salah satunya karena berbahaya bagi keselamatan mereka. Melansir beberapa sumber, ini lima pulau yang dimaksud:

1. Babi, Big Mayor Cay, Kepulauan Bahama
Kepulauan Bahama memiliki sebuah tempat yang dihuni banyak babi. Para wisatawan seringkali berenang bersama babi-babi. Hewan tersebut dulunya dibawa oleh pelaut yang singgah di pulau tersebut. Banyaknya makanan yang tersedia, membuat populasi hewan ini membengkak.

2. Kelinci, Pulau Okunoshima, Jepang
Okunoshima yang terletak di bagian timur Hiroshima ini dihuni ratusan kelinci liar. Keberadaan mereka awalnya dilepas sebagai penelitian sisa residu dari racun di Okunoshima yang dipakai sebagai laboratorium senjata kimia, saat perang dengan Tiongkok pada 1930-an hingga 1940-an.

Karena di sana tidak ada predator alami, kelinci tersebut mampu berkembang biak dengan jumlah yang pesat hingga saat ini.

3. Monyet, Pulau Cayo Santiago, Puerto Riko
Ada sekira 800-1.200 kera, dari jumlah sebelumnya yang sebanyak 409 ekor. Awalnya, hewan primata tersebut diimpor dari India pada 1938 sebagai bahan percobaan dan penelitian ilmiah. Entah kenapa, jumlah populasi kera tiba-tiba meledak dan tak terkendali.

4. Kucing, Pulau Aoshima, Jepang
Pulau terpencil di selatan Jepang ini dihuni oleh ratusan kucing. Sejarah keberadaan kucing tersebut terjadi sejak 380 tahun lalu, saat beberapa orang membangun desa nelayan di Pulau Aoshima.

Kucing yang dibawa berfungsi untuk mengatasi tikus. Namun setelah populasi manusia di sana menurun, jumlah kucing jutru meledak tak terkendali. ** Baca juga: Sebuah Perusahaan Bir di AS Digugat Karena Ada 2 Bayi Tokek dalam Kaleng Minumannya

5. Ular, Pulau Ilha da Queimada Grande, Brasil
Banyaknya populasi ular di sana membuat Pulau Ilha da Queimada Grande dinobatkan sebagai salah satu kawasan yang mematikan di dunia. Dengan luas yang diperkirakan mencapai 100 hektare, jengkal ditemukan belasan atau mungkin ratusan ular.

Salah satu yang paling berbahaya adalah jenis Golden Lanceheads, dengan racun sangat mematikan. Pulai Ilha da Queimada Grande hanya diizinkan sebagai tujuan penelitian ilmiah untuk mengetahui populasi ular yang ada.

Penasaran mengunjungi salah satu dari kelima pulau tadi?(ilj/bbs)

Berita Terbaru