oleh

Polsek Panongan Mencekam, Warga Bertahan Dilokasi

Kabar6-Suasana di Polsek Panongan, Kabupaten Tangerang, hingga Sabtu (4/7/2015) malam, masih mencekam.

Ratusan warga setempat yang datang menggeruduk kantor polsek tersebut, hingga kini masih tampak bertahan di lokasi.

Pantauan kabar6.com, kini personil bantuan dari Polres Kota Tangerang didatangkan dan tampak bersiaga di Polsek Panongan, Sabtu (4/7/2015).

Sementara, warga yang ngotot bertahan, mendesak polisi agar segera membebaskan Al, warga setempat yang tengah diperiksa polisi.

“Kami akan bertahan, sampai Al dibebaskan. Ini tidak adil. Polisi tebang pilih,” ujar Herdi, warga setempat.

Sayangnya, hingga berita ini disusun, belum satupun dari pejabat polisi yang memberikan keterangan. Begitupun dengan Kapolres Kota Tangerang, AKBP Irman Sugema yang datang ke lokasi.

Diketahui, warga marah dan nekat mendatangi kantor Polsek Panongan, menyusul diperiksanya Al, terkait laporan pemerasan Rp200 juta yang dilayangkan Go, pemilik Yayasan SMK Kesehatan Utama Insani di Jalan AMD No 9 Citra Raya. **Baca juga: Terkait Kasus Mesum, Warga Geruduk Polsek Panongan.

Padahal, warga menyebut bila uang sebesar Rp200 juta itu muncul sepagai ganti rugi nama baik dalam kesepakatan damai antara Go dengan Al, setelah terungkapnya kasus dugaan selingkuh antara Go dengan Juleha, yang tak lain adalah istri Al.(agm)

 

Berita Terbaru