oleh

Polres Serkot Amankan Bus Tabrakan Maut di Jalan Lintas Sumatera

Kabar6-Polres Serkot mengamankan supir bus Family Raya yang terlibat kecelakaan di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), pada Jumat, 29 April 2022 sekitar pukul 05.00 wib. Karena peristiwa itu, Deni Riansyah (25), Meliya Yujita (30), Delpin (3) dan Mas (53) warga Lubuk Linggau Barat harus meregang nyawa.

Pagi itu, mobil pick up berisikan empat orang menghantam bus Family Raya di Jalinsum, tepatnya di Desa Rantau Jaya, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Muratara, Sumatera Selatan (Sumsel). Usai kejadian, supir bus melarikan diri hingga ke Kota Serang, Banten.

Polisi menerangkan W diamankan dirumah mertuanya di Kota Serang, Banten pada Kamis sore, 05 Mei 2022, sekitar pukul 18.00 wib, Supir diamankan dengan cara meminta baik-baik ke keluarga. W maupun seluruh keluarganya menyerahkan diri secara ikhlas untuk diperiksa oleh polisi.

Polres Serkot tengah berkoordinasi dengan Polres Musi Rawas Utara terkait penanganan hukumnya.

“Kejadian ini viral, kemudian kita analisis dan mengumpulkan informasi dari Polres Musi Rawas Utara di Sumatera Selatan. Proses hukum nya di Musi Rawas Utara,” kata Kapolres Serkot, AKBP Maruli Ahiles Hutapea, Jumat (06/05/2022).

Berdasarkan keterangan dari sang supir, AKBP Maruli Ahiles Hutapea menjelaskan saat kejadian bus berada di jalur kiri, kemudian dari arah berlawanan pick up menerobos kendaraan di depannya hingga terjadi tabrakan tak terelakkan.

Kapolres Serkot bercerita bahwa W sempat berdiam diri dulu disekitar lokasi tabrakan. Kemudian dia menaiki bus untuk sampai di Ibu Kota Banten dan berlindung di rumah mertuanya.

“Menurut pelaku, supir itu di jalur kiri dan di berlawanan arah (pick up) memotong (jalur) dan menghantam badan bus. Pelaku mengatakan yang bersangkutan khawatir di massa disana. Kemudian naik bus ke Lubuk Linggau, kemudian langsung ke Kota Serang,” jelasnya.

**Baca juga: Pejalan Kaki Tertabrak Mobil di Tol Tangerang-Merak

Sang sopir, W, mengaku terpaksa kabur ke Kota Serang, ke rumah mertua istrinya, untuk mengamankan diri dari amukan massa. Sebelum kabur, dia sempat berada dilokasi kejadian untuk memantau kondisi.

“(Kabur) di Kota Serang tempat istri sama mertua. Sempat aku berada disitu (lokasi kecelakaan) dan setelah itu saya melarikan diri untuk mengamankan badan dan tidak memperbesar masalah,” kata supir bus Family Raya, W (37), di Polsek Serang, Kota Serang, Jumat dini hari, (06/05/2022).(Dhi)