oleh

Polisi di Filipina Tewas Terkena Taji Ayam Jago Saat Gerebek Sabung Ayam Ilegal

Kabar6-Seorang polisi Filipina bernama Letnan Christine Bolok tewas terbunuh oleh ayam jantan dalam penggerebekan sabung ayam ilegal di Provinsi Samar Utara.

Letnan Bolok, melansir SCMP, terkena serangan taji ayam jago yaitu pisau baja yang biasanya dipasang pada kaki ayam sabung. Pedang itu menyayat paha kiri Letnan Bolok dan mengiris arteri femoralisnya. Pria itu dilarikan ke rumah sakit dan dinyatakan meninggal dunia pada saat kedatangan.

Diketahui, sabung ayam telah dilarang selama wabah virus Corona. Sebelumnya, aktivitas sabung ayam hanya diperbolehkan di arena berlisensi pada hari Minggu dan hari libur resmi, serta selama pesta lokal yang berlangsung maksimal tiga hari.

Kepala polisi Provinsi Samar Utara, Kolonel Arnel Apud, mengatakan bahwa kecelakaan itu sebagai ‘ketidakberuntungan’, dan menyebutnya sebagai ‘nasib buruk yang tidak dapat saya jelaskan’. ** Baca juga: Dikecam, Pemburu Asal AS Bunuh Aligator Raksasa Usia 80 Tahun

“Saya tidak percaya ketika pertama kali dilaporkan hal tersebut. Ini adalah pertama kalinya dalam 25 tahun saya sebagai polisi kehilangan seorang pria karena taji ayam aduan,” ujar Kolonel Apud.

Ia juga mengirimkan simpati terdalam’ kepada keluarga korban. Berdasarkan laporan, tiga orang ditangkap dan tujuh ayam jago aduan, dua set taji ayam jago dan 550 Peso Filipina disita. Sementara tiga tersangka lainnya masih buron.

Sabung ayam sendiri sangat populer di Filipina, biasanya menarik banyak orang untuk bertaruh uang.(ilj/bbs)

Print Friendly, PDF & Email