oleh

PO Abas Sunarya Terancam Dilaporkan ke Polisi

Kabar6-Siapa tak kenal PO Abas Sunarya. Selain pernah duduk di kursi anggota DPRD Kota Tangerang periode 2004-2009, Abas juga adalah Direktur Perguruan Tinggi Raharja yang berdiri di Cikokol, Kota Tangerang.

Kini, Abas yang juga merupakan salah satu pengurus di DPD partai Golkar Kota Tangerang kembali maju di Pemilihan Legislatif 2014, untuk kursi DPRD Provinsi Banten dari Daerah Pemilihan (Dapil) 5 Kota Tangerang.

Namun, seiring perjalanan pencalegan Abas, muncul keluhan dari Zeki Huda Almubarok, seorang pencipta lagu di Tangerang. Pasalnya, 5 lagu mars ciptaan Zeki untuk kepentingan kampanye Abas dengan harga sebesar Rp. 198 juta, hingga kini belum dibayar.

“Saya telah menciptakan 5 lagu mars untuk kampanye Pak Abas. Bahkan lagu itu sudah dipakai dalam kampanyenya. Tapi, saat saya tagih biaya, dia malah mengancam saya,” ujar Zeki.

Ancaman yang dilontarkan Abas adalah, “Jangan macam-macam, dulu saya sama Yapto (Pemuda Pancasila) sering menghilangkan orang,” kata Zeki menirukan ucapan Abas.

Namun setelah terjadi perdebatan agak panjang, akhirnya Abas luluh dan berjanji untuk bertemu dilain hari. “Ternyata janji itu tinggal janji. Dan, sampai sekarang saya sulit menemuinya,” kata Zeki.

Karenanya, Zeki berencana dalam waktu dekat melaporkan kasus itu ke Polres Metropolitan Tangerang dan Kantor Haki. Itu mengingat Hak Cipta saya sudah ia pergunakan, sebelum segala sesuatunya di selesaikan.

Sementara, Abas Sunarya sendiri saat dikonfirmasi tidak menampik perihal adanya perseoalan dengan pencipta lagu bernama Zeki Huda Almubarok. Namun, Abas menolak berkomentar lebih jauh terkait persoalan itu melalui telepon.

“Kalau mau konfirmasi soal ini kita ketemu saja. Karena saya juga punya rincian soal lagu-lagu itu dan nanti saya juga bisa marah sama anak itu (Zeki),” kata Abas Sunarya lagi. **Baca juga: Ngetem Lama, Bus Lane Dikeluhkan Warga.

Sayangnya, ketika janji konfirmasi itu ditangih, telepon genggam Abas Sunarya yang juga sebagai sekretaris di DPD Golkar Kota Tangerang itu tidak aktif.(sm/tom migran)

Berita Terbaru