oleh

Petugas Parkir Meter Dijanjikan Gaji Lumayan

Kabar6-Didit, salah satu petugas juru parkir luar gedung (off street) di kawasan Teraskota, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini bisa sedikit bernafas lega. Pasalnya, ternyata kini ia masih tetap bisa menafkahi keluarganya.

 

Malahan penghasilan yang diperolehnya setiap bulan tak lagi sumir. “Dijanjikan dapat gaji Rp2,5 juta per bulan,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (7/8/2015). ** Baca juga: Layanan Parkir Meter di Serpong Masih Manual

 

Sebelumnya, terang Didit, dirinya berprofesi sebagai juru parkir liar. Lokasinya persis masih pada area yang sama. Ia sempat gundah setelah tersiar kabar bahwa Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Tangsel akan memberlakukan sistem parkir meter.

 

Alamiah, pria bertubuh kurus ini beralasan perasaannya diliputi kegalauan lantaran khawatir bakal kehilangan mata pencarian sehari-hari. Tetapi rupanya Sang Khalik berkehendak lain, ia bersama belasan rekannya turut diberdayakan oleh pihak ketiga operator jasa parkir meter.

 

Didit merasa senang karena kearifan lokal tetap diperhatikan oleh pemerintah daerah setempat. “Tiga bulan berikutnya dijanjikan naik jadi Rp2,7 juta per bulan. Gaji UMR (Upah Minimum Regional),” terangnya sambil tersenyum.

 

Sebelumnya secara terpisah, Budi Hartono, Direktur PT Pan Satria Sakti, pihak ketiga operator parkir meter mengaku, memang banyak perubahan yang mesti dilakukan menuju Indonesia yang cerdas (Smart City), termasuk dalam sistem pengelolaan jasa parkir on street. ** Baca juga: Wow, Ada Pagelaran Lebaran Betawi di Pondok Aren

 

“Para tenaga jukir akan diberikan pelatihan, motivasi untuk pembenahan sistem perparkiran on street di Kota Tangerang Selatan menjadi lebih professional,” ujarnya saat peluncuran di lokasi yang sama beberapa waktu silam.(yud)

Berita Terbaru