oleh

Pernikahan Kandas, Istri di Tiongkok Dapat Uang Kompensasi Selama Kerjakan Tugas Rumah Tangga

Kabar6-Sebuah peristiwa tak biasa perihal tugas-tugas domestik seorang istri mendapat sorotan luas masyarakat di Tiongkok. Ya, seorang wanita bermarga Wang menerima uang kompensasi sekira Rp66 juta atas jasa-jasanya mengerjakan tugas rumah tangga dan perannya sebagai ibu.

Kompensasi itu, melansir Asiaone, diberikan setelah Wang yang berasal dari Kota Suzhou, Provinsi Jiangsu, wilayah timur Tiongkok, mengakhiri biduk rumah tangganya bersama Tan. Selama pernikahan, Wang benar-benar menjadi ibu rumah tangga, menjaga putra mereka yang lahir prematur, tak lama setelah dia dan Tana menikah pada 2015. Wang mengurus semua tugas rumah tangga, sementara Tan bekerja.

Hingga pada 2021, keduanya memutuskan untuk benar-benar hidup berpisah. Sejak itu, Wang tinggal bersama putra mereka dan bekerja paruh waktu. Selama proses perceraian, Wang menuntut uang kompensasi dari Tan atas tugas-tugas rumah tangga yang sudah dilakukannya dan tugas merawat putra mereka.

“Wang mengatakan dia fokus mengurus rumah tangga setelah menikah dengan Tan. Dia mengerjakan tugas rumah tangga seperti mencuci baju, memasak, merawat anak dan berbelanja. Dengan begitu, dia pun menuntut uang kompensasi,” terang Zhang, seorang narasumber di pengadilan.

Zhang menceritakan, Tan kurang menghargai kerja keras Wang sebagai ibu rumah tangga. Pria itu tidak setuju dengan pandangan kalau Wang juga sebenarnya berkontribusi secara signifikan pada keuangan keluarga. ** Baca juga: Penginapan di Italia Tawarkan Para Tamu Tidur Diiringi Suara Dengungan dari Satu Juta Lebah

Pengadilan lalu memutuskan Tan harus membayar tunai 30 ribu yuan kepada Wang atas tugas-tugas rumah tangga yang telah dikerjakannya. Tan juga harus memberikan nafkah untuk membesarkan putranya (7) yang masih dalam pengasuhan Wang.

Kasus Wang dan Tan ini viral di media sosial Tiongkok. Ada 15 ribu lebih orang yang mengomentari kasus tersebut di Weibo. Sebagian besar komentar yang masuk mengkritik kecilnya uang kompensasi yang diberikan pada Wang.

“Istri bukan pembantu gratisan. Semua orang juga tahu menjadi istri jauh lebih sulit dari tugas seorang pengasuh. Tak heran semakin banyak perempuan yang takut menikah dan melahirkan,” demikian tulis salah satu pengguna Weibo.

Bagaimana menurut Anda?(ilj/bbs)