oleh

Penyegelan Gedung di Pondok Aren Diduga Nuansa Politis

Kabar6-Penyegelan gedung layanan kesehatan dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Sekar Melati di Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diduga berkaitannya dengan perolehan suara dalam pesta demokrasi pemilihan legislatif (Pileg) 9 April lalu.

“Kemarin suara Pak Gacho kalah di TPS (tempat pemungutan suara) sini,” terang Sudaryati, warga di Jalan Reformasi III RT 05/02, Kelurahan Pondok Aren kepada wartawan, Senin (19/5/2014).

Ia menjelaskan, di TPS dekat gedung PAUD dan posyandu tersebut perolehan suara Gacho Sunarso hanya 41. Jumlah itu selisihnya terlalu jauh dengan perolehan Mursidi Ilyas, yang mampu meraih 68 suara.

Menurut Sudaryati, sudah menjadi rahasia umum bila hubungan antara Gacho dan Mursidi selama ini tidak harmonis. “Kedua tokoh ini selalu terlibat perang dingin,” jelasnya.

Sementara data rekapitulasi suara yang dihimpun kabar6,com dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangsel, keduanya berasal dari daerah pemilihan (Dapil) yang sama yakni Kecamatan Pondok Aren.

Gacho yang tercatat sebagai calon legislatif nomor urut 4 dari Partai Demokrat memperoleh suara sah sebanyak 2.284. Sedangkan Mursidi politikus asal Partai Golkar dengan nomor urut sama mendulang suara sah hingga 5.325.

“Waktu bangun PAUD dan Posyandu warga urunan untuk biayai. Warga tahunya ini tanah wakaf, bukan punya Pak Gacho,” tambah Sudaryati. ** Baca juga: Anggota Dewan Segel PAUD dan Posyandu di Pondok Aren.

Namun, hingga berita ini diturunkan sambungan telepon dan pesan singkat yang dilayangkan kabar6.com ke Gacho tidak direspon.(yud)

 

Berita Terbaru