oleh

Penyalur Narkoba Terbesar Di Dunia Ada Di Sini

lustrasiKabar6-Perang terhadap narkoba, merupakan salah satu agenda terpenting di setiap negara di seluruh dunia. Narkoba menjadi prioritas pertama dalam penanganan kriminal, karena efeknya selain dapat merusak generasi muda, juga dapat mengacaukan tatanan sosial, politik, dan ekonomi sebuah negara.

 

 

Di sisi lain, narkoba telah menjadi sebuah pasar perdagangan mampu mengeruk keuntungan luar biasa. Tidak heran banyak sindikat naroba, bahkan geng-geng narkoba yang memperdagangkan barang haram itu dalam jumlah fantastis, melalui jalur ilegal.

 

Tidak hanya lingkup kecil, transaksi narkoba pun sudah mencapai lintas negara. Mau tahu negara mana saja yang menjadi penyalur ilegal narkoba terbesar di dunia? Berikut ulasannya.

 

1. Columbia

Pihak berwenang Columbia menemukan sebuah kapal selam pengangkut narkotika, di wilayah pedalaman Sungai Timbiqui, negara bagian Cauca, sekitar 440 kilometer sebelah barat daya Ibukota Columbia, Bogota. Hebatnya, kapal tersebut ternyata sanggup mengirim narkoba dari Columbia menuju Meksiko, dengan kapasitas mencapai delapan ton kokain.

 

Kapal selam yang berukuran panjang 31 meter dan lebar tiga meter itu mampu menyelam hingga kedalaman sembilan meter, sehingga menyulitkan pihak berwenang untuk melacaknya. Sayangnya, pihak berwenang Columbia tidak berhasil menangkap para tersangka penyelundup. Mereka hanya menyita narkoba di dalam kapal selam itu.

 

Seperti diketahui, Columbia merupakan negara produsen sekaligus pengedar kokain di dunia. 80 persen produk kokain yang dihasilkan Columbia diedarkan di berbagai negara, melalui jaringan khusus. Bahkan terdapat organisasi yang tertata rapi yang menyusup ke berbagai bidang seperti politik, militer dan hukum.

 

Ada dugaan oknum pemerintah Columbia ikut terlibat dalam mengamankan bisnis obat bius tersebut. Tidak heran para mafia berhasil lolos dari sergapan pasukan khusus sekalipun. Pada awal 2011, Kepolisian Columbia berhasil menyita 1,5 ton kokain, yang ditemukan dalam peti kemas berisi makanan anjing yang akan dikirim ke Amerika.

 

2. Tiongkok

Tiongkok merupakan jalur peredaran narkoba yang dibawa oleh bangsa Eropa sejak abad ke-19, dan hingga kini menjadi tempat perdagangan narkoba melalui jaringan mafia Tiongkok. Jenis narkoba yang diedarkan adalah shabu-shabu dan extasi. Peredaran narkoba itu bahkan sudah mencapai Indonesia.

 

3. Brazil

Negara Samba ini merupakan salah satu negara pengedar narkoba terbesar di dunia. Pada November 2010 silam, Kepolisian Brazil adu tembak dengan ratusan geng narkoba bersenjata. Peredaran narkoba dari Brazil ini sudah tersebar hampir ke seluruh Eropa dan Amerika Selatan.

 

4. Iran

Di negara ini, harga shabu-shabu terbilang sangat murah yaitu Rp 100 juta untuk ukuran 1 kilogram. Bandingkan dengan di Indonesia, harga 1 kilogram shabu-shabu dapat mencapai Rp 1 miliar. Warganegara Iran menduduki peringkat pertama sebagai pengedar narkoba di Jakarta.

 

5. Meksiko

Perdagangan narkoba di Meksiko telah merusak tatanan sosial, politik, budaya, dan ekonomi. Transaksi ilegal di negara paling utara di wilayah Amerika Latin ini selalu diwarnai tindak kriminal yang melampaui batas kemanusiaan seperti pembunuhan atau pembantaian massal, pemerkosaan, penculikan dan perampokan.

 

Amerika Serikat sendiri akan mengalokasikan dana sebesar U$ 1,4 miliar selama 3 tahun, untuk memerangi perdagangan narkoba di Amerika Selatan. Sebagian besar dana itu dialokasikan untuk Mexico, negara yang paling rawan dalam hal kekerasan akibat perang dalam perebutan jalur perdagangan narkoba.

 

6. Indonesia

Negara ini dikenal sebagai produsen extasi nomor 1 di dunia. Namun Indonesia justru dikenal sebagai pengedar ganja terbesar di dunia, karena ganja dari Indonesia merupakan mariyuana dengan kualitas nomor satu di dunia. (ilj)

**Baca juga: Aksi Remaja Terbodoh di Dunia.

Berita Terbaru