oleh

Penyakit Campak Berkembang di Tangsel

Kabar6-Tangerang-Musim kemarau berkepanjangan mulai berdampak pada meluasnya beragam wabah penyakit. Di Tangserang Selatan (Tangsel), salah satu jenis penyakit yang kini terus berkembang adalah campak.

Data yang dilansir Dinas Kesehatan Tangsel menyebutkan, hingga memasuki pekan ke 37 pada 2012 ini, tercatat ada sebanyak 334 kasus penyakit campak yang terjadi diwilayah tersebut.

Angka itu dipresikdi masih akan bertambah hingga pekan ke 48 tahun 2012. “Sekarang memang campak sedang berkembang. Tapi, bila dilihat secara umum, campak cenderung menurun,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Tangsel, Dadang S Epid, Kamis (27/9).

Menurut Dadang, pada tahun 2011
angka serangan campak 654 kasus. “Penurunan penyakit campak ini menjadi bukti sudah mulai berjalannya program kesehatan di Tangsel,” katanya.

Salah satu program yang kini digagas Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel adalah, imunisasi campak lewat seluruh siswa sekolah dasar yang ada.

“Pada bulan September hingga November mendatang, kami akan gelar imunisasi pada ribuan murid yang tersebar di 356 SD dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) se Tangsel,” ujar Dadang lagi.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Tangsel, Mathoda mengatakan mendukung program imunisasi yang akan dilakukan Dinas Kesehatan pada ribuan siswa SD yang ada di Tangsel.

Menurutnya, imunisasi merupakan langkah antisipasi awal terhadap berkembangnya virus polio dan campak. Selain itu,imunisasi juga bertujuan guna membentuk kekebalan tubuh agar terhindar dari berbagai penyakit.

“Sesuai program untuk campak diberikan kepada seorang bayi empat kali sejak usia 9 bulan. Sedangkan, untuk imunisasi polio diberikan kepada anak dua kali sejak usia 9 bulan serta saat masuk kelas 1 SD,” ujarnya.

Selain itu, tambah Dadang, imunisasi juga untuk mengantisipasi adanya anak yang belum mendapatkan imunisasi secara rutin. Agar semua anak peroleh imunisasi maka program suntik kekebalan tubuh ini akan dilakukan seluruh SD dan MI.(Parluhutan Gultom)

Berita Terbaru