oleh

Penumpang Keluhkan Layanan Sriwijaya Air

Kabar6-Ditengah pesatnya kebutuhan warga atas jasa transportasi penerbangan, pelayanan maskapai Sriwijaya Air, salah satu perusahaan jasa penerbangan nasional, justru dikeluhkan oleh konsumennya.

Ya, Antos Wahyudi, warga Kabupaten Tangerang, Jumat (2/5/2014) kemarin, hendak pergi ke Tanjung Pandan, Belitung, bersama isteri dan rekannya, dengan menggunakan pesawat Sriwijaya dengan no penerbangan SJ 052, yang sedianya akan berangkat pada pukul 14.00 WIB.

Namun, begitu mereka tiba di ruang tunggu, ada informasi kalau pesawat yang akan mereka tumpangi dellay (terlambat, red) 40 menit dari jadwal yang sudah ditentukan.

“Saya boarding pukul 13.20 WIB dan masuk ke gate B7 pada pukul 13.30 WIB. Namun begitu sampai di ruang tunggu ada informasi kalau pesawat delay 40 menit, hingga pukul 14.40 WIB,” ujar Antos kepada wartawan, Sabtu (3/5/2014).

Kemudian, lanjut Antos, mereka turun kebawah untuk melaksanakan ibadah sholat, karena waktu menunggu cukup lama. Dan keluar lorong gate B7 untuk membeli minuman, setelah kembali ke ruang tunggu, ternyata petugas Sriwijaya Air menyatakan bahwa pesawat yang akan mereka tumpangi sudah terbang.

“Saya datang pukul 14.38 WIB, sudah gak bisa masuk pesawat lagi, padahal pesawat masih ada, dan masih proses masuknya penumpang,” kesalnya.

Untuk itu, Antos mempertanyakan hal tersebut kepada pihak petugas Sriwijaya Air. Bukan solusi yang didapat, malahan dengan arogannya petugas yang jelas tidak ramah tersebut menyatakan tiket hangus dan tidak ada ganti rugi.

“Saya merasa dirugikan dan dikecewakan dengan pelayanan Sriwijaya Air yang saya nilai sangat buruk dan merugikan konsumen, mereka seenaknya delay, tapi begitu konsumen dianggap salah dicampakan begitu saja tidak ada ganti rugi atau kebijakan lain,” katanya.

Kejadian ini, tambah dia, ternyata juga dialami oleh tiga penumpang lain, dengan tujuan yang sama. “Jadi ada penumpang tujuan Tanjung Pandan, Belitung juga dan tujuan Medan, sama seperti saya,” tukasnya. **Baca juga: Bandara Soetta Jadi Lokasi Transaksi Narkoba.

Masih kata Antos, pihaknya juga sangat kecewa atas jawaban dari Supervisor Sriwijaya Air, yang bernama Rusmana. Kendati telah mengakui pesawat SJ 052 tujuan Tanjung Pandan mengalami delay 40 menit, namun dalam surat pernyataannya ia mengatakan tidak bisa mengganti rugi uang yang sudah dikeluarkan konsumen atas pembeliam tiket, dengan alasan sudah hangus. **Baca juga: Waduh..! Bandara Soetta Masih Bau Pesing.

“Jawaban petugas Siwijaya Air ini jauh dari sikap profesional dan mengedepankan pelayanan terhadap konsumen, dan cenderung konsumen yang dirugikan, hal ini harus menjadi perhatian pihak berwenang, dan YLKI karen sesuai dengan UU no 8 tahun 1999 tentang perlindungan kosumen, konsumen berhak mendapatkan perlidungan hukum jika ada penyedia jasa yang tidak menjalankan aturan, saya berpikir untuk mempidanakan hal ini,” tutupnya. **Baca juga: Penutupan M1 Bandara Soetta Masih Belum Jelas.

Sayangnya, hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak Sriwijaya Air, mengenai permasalahan tersebut.(ges)

Berita Terbaru