oleh

Pengeroyokan LSM di Tangerang Terkait Proyek Jalan

Ilustrasi (bbs)

Kabar6-Rustam Effendi, seorang aktivis LSM di Tangerang yang menjadi korban pengeroyokan segerombolan pria di rumahnya pada Kamis (26/5/2016), menyebut bila pengeroyokan yang dialaminya merupakan bagian intimidasi, atas kasus korupsi yang tengah disuarakannya.

“Saat menyerang dan mengeoroyok saya, mereka juga memaksa agar saya mencabut laporan kasus dugaan korupsi yang sudah saya layangkan ke Kejaksaan Negri (Kejari) Tigaraksa,” ujar Rustam kepada kabar6.com, Kamis (26/5/2016).

Sedianya, laporan dugaan korupsi dimaksud, terkait proyek jalan diwilayah Kabupaten Tangerang. “Tapi saya menolak mencabut laporan, mereka marah dan menyerang saya,” ujar Rustam lagi.

Diketahui, pengeroyokan Rustam Effendi oleh gerombolan pria berlangsung di rumahnya di Perumahan villa Balaraja, di Desa Saga, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang.

Akibat kejadian itu, Rustam mengalami luka serius dibagian kepala, setelah dihantam asbak rokok oleh gerombolan pengeroyoknya. **Baca juga: Gerombolan Pria Keroyok LSM di Tangerang.

Merasa keselamatannya terancam, Rustam Effendi kemudian melaporkan kasus penganiayaan yang menimpanya itu ke Polsek Balaraja.(bad)

**Baca juga: Remaja SMP di Tangsel Diduga Sodomi Empat Bocah.

Berita Terbaru